
NARASITODAY.COM, LONDON – Aura kebangkitan menyelimuti Manchester United. Di bawah komando Michael Carrick, Setan Merah seolah menemukan kembali identitasnya sebagai raksasa yang gemar menjinakkan tim-tim besar. Hanya dalam kurun waktu satu pekan, manajer berusia 44 tahun itu berhasil menyulap permainan MU menjadi jauh lebih bertenaga dan klinis.
Dua ujian berat di awal kepemimpinannya berhasil dilalui dengan angka sempurna. Setelah membungkam tetangga berisik mereka, Manchester City, Carrick kembali membawa kemenangan dramatis saat bertandang ke Emirates Stadium, markas Arsenal, pada Minggu (25/1/2026).
Dalam laga yang memacu adrenalin tersebut, MU berhasil mencuri poin penuh dengan skor 3-2. Gol-gol kemenangan dicetak oleh trio andalan baru yaitu, Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Matheus Cunha. Hasil ini melengkapi catatan manis Carrick setelah sebelumnya Mbeumo dan Dorgu juga menjadi aktor utama saat menumbangkan City di Old Trafford.
Perubahan drastis ini mengundang decak kagum dari mantan rekan setim Carrick, Wayne Rooney. Menurut sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub tersebut, Carrick telah memberikan sentuhan magis yang tak terduga dalam waktu singkat.
“Ini adalah momen yang luar biasa bagi Michael Carrick, dua kemenangan dari dua pertandingan melawan Manchester City dan Arsenal. Saya rasa dia tidak pernah membayangkan awal seperti itu saat mengambil alih posisi pekan lalu,” ujar Rooney dalam wawancaranya dengan BBC.
Rooney juga menyoroti bagaimana Bruno Fernandes dan kolega kini tampil dengan mentalitas yang berbeda di atas lapangan.
“Menurut saya, kita telah melihat perubahan total dalam segala hal sejak dia masuk. Dia pasti akan merasa sangat senang,” tambah Rooney.
Efek instan sang manajer baru tidak hanya terasa pada gaya bermain, tetapi juga posisi di tabel klasemen. Manchester United kini resmi merangsek masuk ke posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris.
Dengan koleksi 38 poin dari 23 pertandingan, Setan Merah kini berada di jalur yang tepat untuk memperebutkan tiket Liga Champions. Tantangan besar kini menanti Carrick yaitu mampukah ia menjaga konsistensi ini hingga akhir musim, ataukah ini hanya sekadar “bulan madu” singkat di Teater Impian?.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com












