5 Kesalahan Sepele Orangtua yang Bikin Anak Merasa Tak Disayang

0
orangtua
Ilustrasi seorang ibu yang sedang menggenggam tangan anaknya. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Hubungan orangtua dan anak kerap diwarnai dinamika yang tak selalu disadari. Ada sikap-sikap kecil yang dianggap sepele, namun bisa membuat anak merasa kurang dicintai. Para pakar parenting menilai, kesalahan ini sering terjadi tanpa maksud buruk, tetapi dampaknya bisa memengaruhi kepercayaan diri dan rasa aman anak.

Berikut lima kesalahan sepele orangtua yang perlu diwaspadai:

1. Kurang Mendengarkan Anak

Anak sering kali ingin didengar, meski hanya bercerita hal sederhana. Ketika orangtua sibuk dengan gawai atau pekerjaan dan tidak memberi perhatian penuh, anak bisa merasa diabaikan.

Baca Juga :  Jessica Mila Fokus pada Peran Ibu, Siap Sambut Anak Kedua di 2026

2. Membandingkan dengan Anak Lain

Kalimat seperti “lihat temanmu lebih rajin” mungkin dimaksudkan sebagai motivasi, namun bagi anak bisa terasa menyakitkan. Perbandingan membuat mereka merasa tidak cukup baik.

3. Jarang Memberi Apresiasi

Anak membutuhkan pengakuan atas usaha kecilnya. Ketika orangtua jarang memberi pujian atau sekadar ucapan terima kasih, anak bisa merasa tidak dihargai.

4. Mengabaikan Janji Kecil

Janji sederhana seperti menemani bermain atau membaca buku bersama sangat berarti bagi anak. Ketika janji itu dilupakan, anak bisa merasa tidak penting di mata orangtuanya.

Baca Juga :  Mendikdasmen Resmikan Gedung Baru AIS Bali, Dorong Pendidikan RI Naik Kelas Internasional

5. Kurang Sentuhan Kasih Sayang

Pelukan, senyuman, atau sapaan hangat adalah bahasa cinta yang sederhana. Ketika hal ini jarang diberikan, anak bisa merasa jauh secara emosional.

Psikolog anak menekankan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut bukanlah bentuk ketidakpedulian, melainkan sering terjadi karena kesibukan atau kurangnya kesadaran. Namun, dampaknya bisa membuat anak merasa tidak disayang.

Orangtua perlu memahami bahwa cinta bukan hanya soal materi, melainkan hadir secara emosional. Anak yang merasa dicintai akan tumbuh lebih percaya diri dan memiliki ikatan kuat dengan keluarganya,” ujar seorang konselor keluarga.

Baca Juga :  Sosis Bakar Lada Hitam, Menu Spesial untuk Perayaan Tahun Baru

Kisah sederhana seorang anak yang menunggu janji orangtuanya untuk bermain, namun berakhir kecewa, menggambarkan betapa hal kecil bisa meninggalkan luka emosional. Di tengah kesibukan modern, perhatian kecil justru menjadi penopang besar bagi tumbuh kembang anak.

Dengan menyadari lima kesalahan sepele ini, orangtua diharapkan lebih peka dalam menunjukkan kasih sayang. Sebab, bagi anak, rasa dicintai bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari sikap nyata sehari-hari.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com