NARASITODAY.COM, MOGADISHU – Sebuah pesawat penumpang milik Starsky Aviation mengalami kecelakaan setelah melakukan pendaratan darurat di tepi pantai dekat Bandara Internasional Mogadishu, Somalia, Selasa pagi waktu setempat. Pesawat jenis Fokker 50 itu membawa 55 orang, terdiri dari 50 penumpang dan lima awak. Seluruh penumpang dan awak dilaporkan selamat tanpa korban jiwa.
Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Somalia (Civil Aviation Authority/CAA), awak pesawat melaporkan adanya masalah teknis sesaat setelah lepas landas dan meminta izin untuk kembali ke bandara. “Pesawat berhasil mendarat, namun gagal berhenti di landasan pacu dan akhirnya melampaui ujung landasan sebelum berhenti di perairan dangkal di kawasan pantai,” kata Direktur CAA Somalia, Ahmed Macalin Hassan, dikutip BBC International, Rabu (11/2/2026).
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan para penumpang keluar dari pesawat dan berjalan menjauh dari badan pesawat yang berhenti di tepi pantai Samudra Hindia. Tidak ada laporan cedera serius akibat insiden tersebut.
Misi Uni Afrika di Somalia menyatakan pasukan PBB dan Uni Afrika segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan. Menteri Transportasi Somalia juga dilaporkan turun langsung meninjau lokasi kejadian.
Maskapai Starsky Aviation memastikan investigasi tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab gangguan teknis. “Kami lega dapat mengonfirmasi bahwa seluruh 50 penumpang dan awak pesawat selamat. Penyelidikan sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti masalah teknis ini,” kata juru bicara Starsky Aviation, Hassan Mohamed Aden.
Bagi penumpang, momen pendaratan darurat itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dari rekaman video, terlihat mereka berjalan di pasir pantai dengan latar belakang pesawat yang sebagian terendam air dangkal. Pemandangan dramatis itu kontras dengan kenyataan bahwa seluruh penumpang berhasil selamat.
Insiden ini juga menyoroti tantangan dunia penerbangan di Somalia, negara yang masih berjuang dengan infrastruktur terbatas dan kondisi keamanan yang rapuh. Namun, keberhasilan awak pesawat membawa seluruh penumpang selamat menjadi bukti profesionalisme dan ketenangan dalam menghadapi situasi darurat.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














