NARASITODAY.COM, JAKARTA – Sholat dhuha dikenal sebagai salah satu amalan sunnah yang banyak diamalkan umat Islam di pagi hari. Selain menjadi bentuk ibadah, sholat dhuha juga sering dikaitkan dengan doa agar rezeki dilapangkan dan urusan dimudahkan oleh Allah SWT.
Meski begitu, masih banyak yang bertanya-tanya tentang waktu pelaksanaannya. Kapan sholat dhuha mulai boleh dikerjakan, dan sampai jam berapa batas akhirnya?
Secara umum, sholat dhuha dikerjakan setelah matahari terbit sempurna dan naik setinggi satu tombak. Di Indonesia, waktu ini biasanya dimulai sekitar pukul 07.00 pagi. Sholat dhuha tidak sah apabila dilakukan sebelum matahari benar-benar terbit.
Sementara itu, batas akhir waktu sholat dhuha adalah sebelum matahari tergelincir ke arah barat atau masuk waktu zawal. Mayoritas ulama berpendapat bahwa sholat dhuha berakhir sekitar 5–10 menit sebelum waktu Dzuhur tiba. Dalam praktiknya, waktu dhuha di Indonesia umumnya berakhir sekitar pukul 11.00 hingga 11.30 siang, tergantung posisi matahari dan wilayah masing-masing.
Sholat dhuha sendiri dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal hingga dua belas rakaat, sesuai kemampuan masing-masing. Setelah mengerjakannya, umat Islam dianjurkan untuk berdoa, memohon ampunan, kemudahan, dan keberkahan rezeki kepada Allah SWT.
Selain bernilai ibadah, sholat dhuha juga diyakini membawa banyak manfaat, mulai dari ketenangan hati, kemudahan urusan, hingga keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Tak heran jika sholat sunnah ini menjadi amalan favorit banyak muslim untuk mengawali hari. (MG3)Â
Editor : Mutiara
Sumber : detikhikmah














