8 Tewas dan 2 Luka-Luka dalam Insiden di Toko Kembang Api

0
kembang api
Ilustrasi Kembang api warna-warni.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JIANGSU – Ledakan dahsyat di toko kembang api pedesaan Tiongkok Timur menewaskan delapan orang dan melukai dua lainnya, tepat saat negeri itu memasuki euforia Tahun Baru Imlek. Insiden di Kabupaten Donghai, Provinsi Jiangsu, ini menjadi pengingat getir di balik tradisi meriah kembang api yang kini dilarang ketat, di tengah lonjakan kecelakaan industri akibat standar keselamatan lemah.

Pelepasan kembang api ilegal oleh warga desa sekitar pukul 14.30 Minggu (15/2/2026) memicu kobaran hebat yang melahap toko terdekat.

Baca Juga :  Ledakan Besar di Kashmir Tewaskan Sembilan Orang Saat Polisi Periksa Bahan Peledak Sitaan

“Manajemen darurat, pemadam kebakaran, keamanan publik, dan otoritas kesehatan segera bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi penyelamatan dan penanggulangan,” tulis pihak berwenang Donghai dalam pernyataan media sosial mereka, dikutip Channel News Asia (CNA) Senin (16/2/2026).

Api berhasil dipadamkan pukul 16.00, tapi delapan nyawa melayang sementara dua korban mengalami luka bakar ringan. Pelaku ditahan, dan investigasi digulir. Mengutip CNA, tradisi kembang api percikan atau “rudal” berderit masih marak di desa-desa Tiongkok untuk rayakan libur seperti Imlek yang jatuh Selasa (17/2/2026), meski dilarang.

Baca Juga :  Dari Duka Menjadi Cahaya, Lailani Fitrah Ramadhani Menapaki Dunia Seni Peran

Kementerian Manajemen Darurat memasuki mode siaga puncak Imlek, mewajibkan inspeksi keselamatan di seluruh pabrik kembang api dan melarang uji tembak atau merokok di sekitar toko.

Bayangkan hiruk-pikuk pesta di desa kembang api melesat seperti rudal kecil, tapi satu kesalahan bisa berubah jadi neraka, seperti ledakan ini yang mengubah sukacita jadi duka.

Baca Juga :  Singapura Genjot Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Emas Asia di Tengah Lonjakan Permintaan

Kecelakaan serupa merajalela: bulan ini, pabrik bioteknologi di Shanxi menewaskan delapan orang; akhir Januari, pabrik baja di Mongolia Dalam merenggut sembilan jiwa. Pihak berwenang Donghai menegaskan, insiden ini akibat “pelepasan kembang api yang tidak tepat”.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com