NARASITODAY.COM,JAKARTA – Menjalani ibadah Ramadan di luar negeri bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Selain tetap khusyuk berpuasa, Anda juga dapat merasakan atmosfer berbeda, tradisi unik, hingga kekayaan budaya Islam dari berbagai penjuru dunia. Berikut lima destinasi luar negeri yang bisa membuat Ramadan Anda terasa seperti petualangan spiritual.
- Makkah, Arab Saudi

Tak ada tempat yang lebih istimewa untuk Ramadan selain Makkah. Ribuan umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Masjidil Haram untuk berbuka puasa dan menunaikan salat Tarawih bersama. Suasana kebersamaan begitu terasa, terutama saat hamparan sajadah dipenuhi jemaah yang berbuka dengan kurma dan air zamzam. Malam-malam terakhir Ramadan di kota suci ini menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam dan penuh haru.
- Istanbul, Turki

Perpaduan budaya Asia dan Eropa membuat Ramadan di Istanbul terasa unik. Lampu-lampu hias bertuliskan pesan Ramadan (mahya) membentang di antara menara masjid, terutama di sekitar Masjid Biru. Saat waktu berbuka tiba, taman-taman kota dipenuhi warga yang menggelar tikar dan berbagi hidangan tradisional Turki. Nuansa hangat dan kekeluargaan terasa begitu kental.
- Dubai, Uni Emirat Arab

Ramadan di Dubai memadukan kemegahan modern dengan tradisi Islami. Hotel-hotel dan kawasan publik menghadirkan tenda Ramadan yang menyajikan hidangan iftar dari berbagai negara. Selain beribadah, wisatawan dapat menikmati suasana malam yang hidup setelah Tarawih. Meski kosmopolitan, nilai religius tetap terasa kuat di setiap sudut kota.
- Kuala Lumpur, Malaysia

Sebagai negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara, Kuala Lumpur menawarkan pengalaman Ramadan yang ramah dan meriah. Pasar Ramadan bermunculan di berbagai kawasan, menyajikan aneka kuliner khas untuk berbuka. Di masjid-masjid besar seperti Masjid Negara, jemaah dapat mengikuti kajian dan Tarawih dalam suasana yang tertib dan nyaman.
- London, Inggris

Menjalani Ramadan sebagai minoritas di London justru menghadirkan pengalaman berbeda. Komunitas Muslim yang beragam menjadikan suasana Ramadan terasa inklusif dan penuh toleransi.
Di East London Mosque, ribuan jemaah berkumpul untuk berbuka dan salat Tarawih. Selain itu, beberapa ruang publik bahkan mengadakan festival Ramadan yang terbuka bagi semua kalangan, mempererat hubungan antarumat beragama.
Menjalani Ramadan di luar negeri bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan perjalanan hati. Dari kota suci hingga metropolitan modern, setiap destinasi menawarkan cara berbeda dalam merayakan bulan penuh berkah. Jadi, Ramadan tahun ini Anda ingin beribadah sambil berpetualang di mana?***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














