
NARASITODAY.COM, BOGOR – Patroli gabungan Zona 5 yang melibatkan empat Polsek jajaran Polres Bogor disebut berhasil menciptakan rasa aman dan tenang bagi warga Kecamatan Nanggung selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna memimpin langsung apel dan doa sebelum keberangkatan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Patroli dilakukan secara berkelanjutan setiap malam dengan menyasar potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, perang sarung, peredaran minuman keras (miras), hingga kerumunan remaja di malam hari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sebuah toko jamu yang kedapatan menjual miras.
Polisi mengamankan delapan botol minuman keras jenis anggur merah dan membawa pemilik toko untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Tak hanya itu, petugas juga membubarkan sejumlah remaja yang masih nongkrong hingga larut malam di warung.
Imbauan turut diberikan kepada pengelola perumahan yang memiliki petugas keamanan (security), serta warga di pos-pos kamling agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
“Patroli gabungan rutinitas di Zona 5 yang terdiri dari empat Polsek ini dilaksanakan setiap hari secara berkesinambungan. Kami berkeliling untuk antisipasi P3, membubarkan tawuran, dan menghimbau para pemuda-pemudi yang nongkrong malam hari agar kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat,” ujar AKP Ucup.
Ia juga mengingatkan para penjual miras agar menghentikan aktivitas penjualan di wilayah Kecamatan Nanggung. Selain itu, pihaknya mengimbau pangkalan ojek dan pos ronda malam untuk turut menjaga Harkamtibmas.
Menurutnya, hingga saat ini situasi di wilayah hukum Polsek Nanggung terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya perang sarung maupun tawuran remaja.
Kondisi tersebut, kata dia, tidak lepas dari peran aktif Bhabinkamtibmas yang rutin memberikan imbauan di masjid saat menjelang sahur maupun usai salat tarawih.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan. Kalau bukan kita bersama warga, siapa lagi yang memberikan rasa aman di Kecamatan Nanggung,” katanya.
Sementara itu, seorang tukang ojek, Dudi Supriadi, mengaku merasakan langsung dampak positif dari patroli rutin selama Ramadan.
“Alhamdulillah kami masyarakat sangat terbantu dengan patroli di bulan Ramadan ini. Tim dari Polsek Nanggung sering memberikan imbauan kepada kami di pangkalan ojek agar berhati-hati terhadap penumpang yang baru dikenal untuk mencegah pembegalan. Kami merasa lebih aman dan tenang,” ujarnya.***
Wartawan : Andreas












