Tanda Lailatul Qadar di Pagi Hari yang Disebutkan dalam Hadits Rasulullah SAW

0
Ilustrasi pagi hari. Foto: Internet

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini diyakini penuh dengan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Karena keutamaannya, banyak umat Islam berusaha memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meraih kemuliaan malam tersebut. Meski waktu pastinya tidak diketahui secara pasti, beberapa tanda Lailatul Qadar disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW, salah satunya dapat terlihat pada pagi hari setelah malam itu terjadi.

Baca Juga :  5 Cara Menjaga Energi dari Sahur sampai Magrib agar Puasa Tetap Lancar

Berikut beberapa tanda yang sering disebutkan oleh para ulama berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW.

1. Udara Pagi Terasa Tenang dan Sejuk

Salah satu tanda yang disebutkan adalah suasana pagi yang terasa tenang, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin. Udara terasa segar dan nyaman, sehingga memberikan kesan damai setelah malam yang penuh keberkahan.

2. Matahari Terbit Tidak Menyengat

Dalam beberapa hadits disebutkan bahwa pada pagi hari setelah Lailatul Qadar, matahari terbit namun sinarnya tidak terlalu menyilaukan. Cahaya matahari tampak lembut hingga matahari mulai meninggi.

Baca Juga :  Ziarah Kubur: Menjaga Adab dan Makna di Balik Tradisi

3. Matahari Terlihat Lebih Putih

Tanda lainnya adalah warna matahari yang terlihat lebih putih dan tidak memancarkan sinar tajam seperti biasanya ketika terbit di pagi hari.

4. Cuaca Siang Tidak Terlalu Panas

Beberapa riwayat juga menyebutkan bahwa setelah malam Lailatul Qadar, kondisi siang hari terasa tidak terlalu panas dan langit tampak lebih cerah.

Baca Juga :  Kisah Sejarah Lailatul Qadar dan Turunnya Wahyu Pertama

Meski terdapat tanda-tanda tersebut, para ulama mengingatkan bahwa umat Islam tidak seharusnya hanya menunggu tanda saja. Sebaliknya, sepuluh malam terakhir Ramadan sebaiknya dimanfaatkan dengan memperbanyak ibadah seperti sholat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa.

Dengan memperbanyak amal ibadah pada waktu tersebut, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikhikmah