Minarni Panggabean Resmi Pimpin GAPEMPI, Siap Perkuat Peran Pengusaha Menuju Indonesia Emas 2045

0
Minarni Panggabean
Minarni L. Panggabean, S.H., M.H. resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPN GAPEMPI periode 2026–2031 dalam prosesi pelantikan di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran pengusaha nasional.

NARASITODAY.COM, JAKARTA- Dewan Pimpinan Nasional Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (DPN GAPEMPI) resmi memasuki kepemimpinan baru. Minarni L. Panggabean, S.H., M.H. dikukuhkan sebagai Ketua Umum periode 2026–2031 dalam prosesi yang digelar di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina DPN GAPEMPI Laksdya TNI (Purn.) Dr. Desi Albert Mamahit, S.E., M.M., yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan jajaran pengurus oleh Minarni.

Momentum ini menandai langkah baru organisasi dalam memperkuat posisi pengusaha nasional di tengah tantangan ekonomi ke depan.

Dalam sambutannya, Minarni menegaskan komitmen GAPEMPI untuk tidak hanya menjadi wadah pengusaha, tetapi juga kekuatan strategis yang membawa nilai perjuangan dalam pembangunan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Terjebak di Belakang? 5 Hikmah Tersembunyi dari Seni Merangkak Mengejar Ketertinggalan

“GAPEMPI bukan sekadar organisasi bisnis. Kami membawa semangat perjuangan untuk mewujudkan kemakmuran rakyat yang berkeadilan,” ujarnya.

Ia juga menyatakan kesiapan organisasi untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia dan pengembangan struktur organisasi hingga ke daerah dan luar negeri menjadi fokus utama.

“GAPEMPI siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing,” katanya.

Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi lintas sektor, di antaranya Ir. Siti Hutami Endang Adiningsih, Dr. Theo L. Sambuaga, Handoyo Budhisejati, serta sejumlah pimpinan asosiasi dan lembaga lainnya.

Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan dukungan luas terhadap peran strategis GAPEMPI.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, KPU Kabupaten Bogor Gandeng Pemkab Bogor Untuk Tertibkan Alat Peraga Kampanye Sebelum Pelaksanaan Pencoblosan

Minarni sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) I GAPEMPI yang digelar Januari 2026 di Jakarta.

Ia menyebut proses penyusunan kepengurusan dilakukan secara selektif untuk memastikan komitmen dan kualitas pengurus.

“Saya ingin memastikan organisasi ini diisi oleh orang-orang yang siap bekerja dan berkontribusi nyata,” ujarnya.

Struktur kepengurusan GAPEMPI periode 2026–2031 diisi oleh sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, akademisi, hingga purnawirawan TNI/Polri.

Di antaranya terdapat nama-nama seperti Hashim Djojohadikusumo, Anindya Bakrie, hingga Terawan Agus Putranto.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat GPPMP, Theo L. Sambuaga, mengingatkan pentingnya soliditas dan inovasi dalam menghadapi tantangan organisasi ke depan.

“Tantangan tidak ringan, tetapi dengan sinergi dan komitmen, GAPEMPI bisa menjadi organisasi yang modern dan berdaya saing,” katanya.

Baca Juga :  Kapolsek Nanggung Berganti, AKP Ucup Supriatna Tinggalkan Jejak Kedekatan dengan Masyarakat

Dukungan juga datang dari Ketua Umum APTIKNAS sekaligus Sekjen PERATIN, Ir. Soegiharto Santoso. Ia menekankan pentingnya penguatan aspek hukum dalam dunia usaha, khususnya di era digital.

“Literasi hukum, perlindungan data, dan kepatuhan regulasi menjadi kunci menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

GAPEMPI sendiri menargetkan penguatan jaringan organisasi hingga tingkat daerah dan internasional, serta pengembangan sektor digital dan e-commerce sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Dengan kepengurusan baru, GAPEMPI diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengusaha nasional dalam menghadapi dinamika ekonomi global sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia.