NARASITODAY.COM, BOGOR – Aspal panas Jalan Raya Narogong kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Supra-X dan truk boks terjadi di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (11/4/2026) siang. Insiden ini mengakibatkan satu orang pengendara kehilangan nyawa di lokasi kejadian.
Kejadian yang berlangsung di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas akhir pekan ini menjadi pengingat pahit tentang betapa tipisnya jarak antara keselamatan dan petaka di jalan raya.
Detik-Detik Kecelakaan
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Korban yang diketahui berinisial BD tengah memacu sepeda motornya dari arah Kota Bekasi menuju Cileungsi. Namun, maut menjemput saat BD mencoba mengambil celah sempit untuk mendahului kendaraan di depannya.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan kronologi jatuhnya korban di bawah roda raksasa truk tersebut.
“Setibanya di TKP (tempat kejadian perkara), kendaraan sepeda motor bergerak ke kiri jalan mendahului kendaraan truk boks,” kata Ipda Ares Rahman, Sabtu (11/4/2026).
Nahas, upaya mendahului dari sisi kiri tersebut tidak berjalan mulus. Setang sebelah kanan motor korban menyenggol badan truk, yang seketika menghilangkan keseimbangan BD dan penumpangnya.
Jatuh di Titik Buta
Terasa dari gambaran situasi di lapangan yaitu di sebuah kesalahan kecil dalam hitungan detik yang berujung fatal. Saat keseimbangan goyah, BD terjatuh ke arah kanan, tepat di jalur lintasan ban belakang truk yang sedang bergerak.
“Pengendara motor jatuh tepat di depan roda belakang sebelah kiri, lalu terlindas oleh kendaraan yang sedang didahuluinya sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas,” imbuh Ares.
Akibat benturan keras dan lindasan tersebut, BD mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, penumpang motor berinisial AS berhasil selamat dari maut meski harus menanggung luka-luka.
Evakuasi dan Penanganan
Petugas kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengurai kemacetan yang sempat mengular.
“Penumpang berinisial AS mengalami luka memar pada bagian tangan sebelah kanan, kemudian dibawa ke RS Abdul Radjak,” pungkas Ares.
Jalan Raya Narogong selama ini memang dikenal sebagai jalur padat yang didominasi oleh kendaraan besar. Kecelakaan ini kembali menambah daftar panjang insiden di jalur tengkorak tersebut, menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pengendara roda dua saat berada di sekitar kendaraan berat.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














