NARASITODAY.COM, LONDON – Stadion Tottenham Hotspur menjadi saksi kembalinya takhta sang raksasa. Petinju kelas berat asal Inggris, Tyson Fury, sukses mengukir kemenangan angka mutlak atas Arslanbek Makhmudov pada Minggu (12/4/2026) pagi WIB. Kemenangan ini menandai kembalinya sang “The Gypsy King” ke atas ring setelah sempat menyatakan pensiun pada Desember 2024 lalu.
Meski sempat meninggalkan sarung tinjunya selama 15 bulan, Fury membuktikan bahwa insting bertarungnya belum tumpul sedikit pun di hadapan ribuan pasang mata yang memadati stadion.
Dominasi Mutlak di Atas Ring
Pertarungan yang berlangsung selama 12 ronde itu berakhir dengan keunggulan telak bagi Fury. Tiga juri yang bertugas memberikan skor kemenangan yang sangat dominan, yakni 120-108, 120-108, dan 119-109.
Arslanbek Makhmudov sebenarnya memberikan perlawanan menjanjikan di awal laga. Pada ronde pertama, ia sempat mendaratkan pukulan keras yang mengenai wajah Fury. Namun, pengalaman berbicara lebih banyak. Memasuki ronde ketiga, stamina Makhmudov mulai terlihat merosot, memberikan celah bagi Fury untuk mengambil kendali penuh.
The Gypsy King yang lincah meski bertubuh raksasa mulai mendominasi pertarungan sejak pertengahan ronde, melepaskan kombinasi pukulan yang masuk ke area pertahanan Makhmudov tanpa ampun.
Aroma Persaingan yang Memanas
Sentuhan emosional dan drama khas tinju dunia memuncak sesaat setelah pengumuman kemenangan. Di tengah euforia comeback manisnya, perhatian Fury langsung beralih ke barisan kursi penonton di pinggir ring, di mana rival bebuyutannya, Anthony Joshua, duduk menyaksikan laga tersebut.
Ketegangan tidak berhenti di bel akhir ronde ke-12. Begitu dinyatakan menang, Fury langsung melontarkan tantangan terbuka kepada Joshua. Keduanya bahkan sempat terlibat perang urat syaraf yang memicu keriuhan penonton di stadion.
“Kemenangan angka mutlak melalui keputusan juri. Tiga juri memberikan skor 120-108, 120-108, 119-109 untuk kemenangan Fury,” tulis laporan resmi pertandingan tersebut.
Kemenangan ini bukan sekadar menambah catatan rekor bagi Fury, melainkan pernyataan bahwa ia masih menjadi ancaman terbesar di kelas berat. Kini, mata dunia tertuju pada potensi duel superfight antara Fury dan Joshua yang sudah lama dinantikan oleh para penggemar tinju global.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














