NARASITODAY.COM, LONDON – Stadion Emirates bersiap menjadi saksi bisu perjuangan Arsenal dalam menuntaskan dahaga dua dekade. Manajer The Gunners, Mikel Arteta, menegaskan timnya sudah berada di puncak motivasi untuk menumbangkan raksasa Spanyol, Atletico Madrid, pada laga leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
Hasil imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid membuat laga ini menjadi hidup-mati bagi kedua tim. Namun, Arsenal memiliki modal berharga yaitu mereka adalah satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan di Liga Champions musim ini.
Energi 20 Tahun yang Terpendam
Bagi Arsenal, melangkah ke final bukan sekadar urusan taktik di lapangan, melainkan misi sejarah. Terakhir kali klub asal London Utara ini merasakan atmosfer final kompetisi kasta tertinggi Eropa adalah pada musim 2005/2006. Kini, setelah 20 tahun menanti di lorong penantian, Declan Rice dan kawan-kawan berpeluang besar mengakhiri kutukan tersebut.
Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Dalam konferensi pers jelang laga, ia menggambarkan adanya gelombang energi yang luar biasa antara pemain dan para suporter.
“Saya tidak sabar. Maksudnya, saya merasakan energi di dalam dan di antara tim, para suporter kami, jadi ini adalah momen yang ingin kami alami bersama,” ujar Arteta sebagaimana dikutip dari situs resmi klub.
Ia menambahkan bahwa posisi ini adalah hasil dari kerja keras kolektif yang panjang.
“Kami telah bekerja keras sebagai klub, sebagai tim, setelah 20 tahun untuk berada di posisi ini lagi, dan kami sangat bersemangat untuk mendapatkan pertandingan yang kami inginkan besok dan melaju ke final,” tegas manajer asal Spanyol tersebut.
Kenangan Manis di Fase Liga
Meskipun Atletico Madrid dikenal dengan pertahanan “gerendel” yang sulit ditembus, Arsenal memiliki catatan manis saat menjamu pasukan Diego Simeone di London musim ini. Pada pertemuan di fase liga sebelumnya, Meriam London sukses melumat Atletico dengan skor telak 4-0.
Kendati demikian, fase gugur adalah panggung yang berbeda. Jika catatan tak terkalahkan Arsenal mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi, maka pesta yang tertunda selama 20 tahun itu akan resmi dimulai di London Utara.
Dukungan penuh dari tribun Emirates diprediksi akan menjadi pemain ke-12 yang krusial bagi misi ambisius Arteta ini.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














