Kulit Berubah? Cek 5 Sinyal Kolesterol Tinggi yang Mungkin Kamu Abaikan

0
Kolesterol tinggi
Ilustrasi Tabung sampel darah untuk analisis tes kolesterol.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Kolesterol tinggi sering kali dijuluki sebagai “silent killer” karena dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Banyak orang baru menyadari kadar kolesterolnya tinggi setelah menjalani pemeriksaan kesehatan atau ketika komplikasi serius mulai muncul.

Meski demikian, tubuh sebenarnya dapat memberikan sejumlah tanda yang patut diwaspadai. Salah satunya adalah perubahan pada kulit yang kerap dianggap sepele. Berbagai sinyal ini bisa menjadi petunjuk bahwa kadar kolesterol dalam darah berada di atas batas normal dan memerlukan perhatian lebih lanjut.

Berikut lima tanda pada kulit dan tubuh yang dapat berkaitan dengan kolesterol tinggi.

1. Muncul Benjolan Kekuningan di Kulit

Salah satu tanda yang cukup khas adalah munculnya benjolan kecil berwarna kuning atau oranye pada kulit. Kondisi ini dikenal sebagai xanthoma, yaitu penumpukan lemak di bawah permukaan kulit.

Baca Juga :  Banjir Picu 5 Penyakit Kulit, Simak Cara Pencegahan Efektifnya

Benjolan tersebut biasanya muncul di area siku, lutut, tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya. Meski tidak selalu menimbulkan rasa sakit, kemunculannya sebaiknya tidak diabaikan karena dapat berkaitan dengan kadar kolesterol yang tinggi.

2. Timbunan Kuning di Sekitar Kelopak Mata

Kolesterol tinggi juga dapat ditandai dengan munculnya bercak atau timbunan lemak berwarna kekuningan di sekitar kelopak mata. Kondisi yang dikenal sebagai xanthelasma ini sering muncul di sudut dalam mata dan dapat terlihat semakin jelas seiring waktu.

Walaupun tidak mengganggu penglihatan, kondisi ini dapat menjadi indikator adanya gangguan metabolisme lemak dalam tubuh.

3. Lingkaran Putih atau Abu-Abu pada Kornea Mata

Munculnya cincin atau lingkaran berwarna putih keabu-abuan di sekitar kornea mata dapat menjadi salah satu tanda kolesterol tinggi, terutama pada usia yang lebih muda.

Baca Juga :  5 Produk Skincare yang Perlu Dijauhi Saat Beraktivitas di Bawah Sinar Matahari

Kondisi ini dikenal sebagai arcus cornealis dan terjadi akibat penumpukan lemak di area kornea. Jika muncul pada individu berusia muda, pemeriksaan kadar kolesterol sangat disarankan untuk mengetahui penyebabnya.

4. Kulit Terlihat Pucat atau Perubahan Warna pada Kaki

Penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah dapat menghambat aliran darah ke berbagai bagian tubuh, termasuk kaki. Akibatnya, kulit pada area tertentu dapat terlihat lebih pucat, kebiruan, atau mengalami perubahan warna yang tidak biasa.

Selain itu, kaki juga dapat terasa dingin atau mudah lelah saat digunakan untuk berjalan dalam jarak tertentu.

5. Luka Sulit Sembuh

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh menjadi terganggu. Kondisi ini berpotensi membuat luka, terutama pada kaki atau tungkai, membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Baca Juga :  Bahan Makanan yang Lezat dan Berbagai Manfaat Kesehatan yang Menakjubkan

Jika luka kecil yang biasanya cepat pulih justru berlangsung berlarut-larut, pemeriksaan kesehatan dapat menjadi langkah yang bijak untuk mengetahui penyebabnya.

Kolesterol tinggi tidak selalu menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Karena itu, pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala tetap menjadi cara paling efektif untuk mendeteksi kondisi ini sejak dini.

Selain rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, menghindari kebiasaan merokok, dan menjaga berat badan ideal dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam batas yang sehat.

Meskipun perubahan pada kulit dan tubuh tidak selalu disebabkan oleh kolesterol tinggi, mengenali berbagai tanda tersebut dapat membantu seseorang lebih waspada terhadap kondisi kesehatannya. Jika menemukan gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com