Lonjakan 72 Kasus Baru dalam Sehari, Korban Jiwa Ebola di Kongo Tembus 181 Orang

0
Ebola
Ilustrasi wabah virus Ebola.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,KINSHASA – Krisis kesehatan di Republik Demokratik Kongo kembali memasuki fase mengkhawatirkan. Pemerintah setempat melaporkan lonjakan harian terbesar dengan penambahan 72 kasus baru penyakit virus Ebola (Ebola virus disease) hanya dalam waktu 24 jam. Tambahan signifikan ini mendongkrak total kasus terkonfirmasi di negara tersebut menjadi 782 kasus.

Wabah ke-17 yang melanda negara di Afrika Tengah ini kian menunjukkan keganasannya. Berdasarkan laporan situasi terbaru yang dirilis otoritas kesehatan pemerintah, dari keseluruhan kasus yang terkonfirmasi, sebanyak 181 orang dilaporkan telah meninggal dunia.

Sinyal Bahaya di Sudut Timur Kongo

Baca Juga :  Jangan Remehkan! 5 Penyebab Bilirubin Tinggi yang Bikin Si Kecil Pucat Kuning

Di balik angka-angka statistik yang terus merangkak naik, tersimpan realitas memilukan di fasilitas-fasilitas kesehatan darurat di bagian timur Kongo. Suasana tegang menyelimuti bangsal isolasi seiring terus berdatangannya pasien baru dalam kondisi kritis.

Tingginya tingkat fatalitas virus ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga mulai melumpuhkan sistem kesehatan lokal yang berjuang dengan keterbatasan alat pelindung dan tenaga medis.

Pemerintah menyatakan bahwa secata geografis, episentrum wabah mematikan ini sebenarnya masih terkonsentrasi di tiga provinsi bagian timur, yaitu:

  • Provinsi Ituri
  • Provinsi North Kivu
  • Provinsi South Kivu

Meski penyebarannya masih terbatas di tiga provinsi tersebut, tren penularan di dalam wilayah internal menunjukkan eskalasi yang sangat intensif dan perlu diwaspadai secara serius.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Gercep Tindak Oknum Pungli di Wisata Sukamakmur

Virus Mulai Menembus Zona Baru

Kekhawatiran para ahli epidemiologi kini terbukti setelah data terbaru mencatat adanya perluasan wilayah terdampak. Benteng pertahanan medis di beberapa daerah akhirnya jebol seiring ditemukannya kasus Ebola pertama kali di dua zona kesehatan baru yang sebelumnya bersih dari virus, yaitu:

  • Zona kesehatan Nia-Nia di Provinsi Ituri
  • Zona kesehatan Mabalako di Provinsi North Kivu

Munculnya pasien terkonfirmasi di wilayah-wilayah perawan ini menjadi indikasi kuat bahwa transmisi virus telah meluas dan polanya semakin sulit diprediksi di tingkat lokal.

Baca Juga :  Tak Cuma di Layar, Persahabatan Para 'Lee' di The Divorce Insurance Juga Nyata di Balik Kamera

Hingga saat ini, distribusi sebaran kasus di tingkat lokal menunjukkan gambaran yang mengkhawatirkan. Di Provinsi Ituri, virus telah menginfeksi 20 dari total 36 zona kesehatan yang ada. Sementara di North Kivu, 10 dari 34 zona kesehatan dipastikan telah terdampak.

Adapun di Provinsi South Kivu, sejauh ini baru 1 zona kesehatan yang melaporkan adanya temuan kasus. Otoritas kesehatan nasional kini terus berkejaran dengan waktu untuk memutus rantai penularan agar tidak semakin meluas ke provinsi lain.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id