Aroma Vagina Menyengat Saat Menstruasi? Cek 5 Alasan Utamanya

0
aroma
Ilustrasi seorang perempuan sakit Menstrual pain. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Perubahan aroma pada vagina saat menstruasi merupakan hal yang cukup umum dialami banyak perempuan. Selama siklus haid, darah, jaringan rahim, serta perubahan kadar hormon dapat memengaruhi kondisi area intim sehingga menimbulkan aroma yang berbeda dari biasanya.

Meski sebagian besar perubahan tersebut masih tergolong normal, aroma yang sangat menyengat atau disertai gejala lain seperti gatal, nyeri, atau keputihan tidak biasa patut diwaspadai. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan.

Berikut lima alasan utama mengapa aroma vagina bisa menjadi lebih menyengat saat menstruasi.

1. Campuran Darah Menstruasi dengan Bakteri Alami

Vagina secara alami dihuni oleh berbagai jenis bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan pH. Saat menstruasi, darah bercampur dengan bakteri alami tersebut sehingga dapat menghasilkan aroma yang lebih kuat dibandingkan hari-hari biasa.

Selama tidak disertai keluhan lain, kondisi ini umumnya masih dianggap normal.

Baca Juga :  5 Komplikasi yang Bisa Terjadi Akibat Pendarahan Menstruasi Berlebihan

2. Perubahan Keseimbangan pH Vagina

Darah menstruasi memiliki tingkat keasaman (pH) yang berbeda dengan lingkungan alami vagina. Perubahan pH sementara ini dapat memengaruhi komposisi bakteri normal dan menyebabkan aroma menjadi lebih tajam.

Biasanya, kondisi akan membaik setelah masa menstruasi selesai.

3. Pembalut atau Tampon Terlalu Lama Digunakan

Menggunakan pembalut atau tampon terlalu lama dapat membuat darah menstruasi terpapar udara lebih lama sehingga memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau tidak sedap.

Karena itu, pembalut sebaiknya diganti setiap 3–4 jam atau lebih sering jika aliran darah sedang banyak. Sementara itu, tampon perlu diganti sesuai petunjuk penggunaan untuk mengurangi risiko infeksi.

4. Kurangnya Kebersihan Area Kewanitaan

Kebersihan area intim yang kurang terjaga selama menstruasi juga dapat menjadi penyebab munculnya aroma yang lebih menyengat. Keringat, darah, dan kelembapan yang menumpuk dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.

Baca Juga :  5 Keuntungan Menggunakan Rowing Machine untuk Mencapai Tubuh Ideal!

Membersihkan area kewanitaan dengan air bersih dari arah depan ke belakang serta mengganti pakaian dalam secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan selama haid.

5. Adanya Infeksi pada Vagina

Jika aroma yang muncul sangat menyengat, amis, atau tidak biasa dan disertai gejala seperti gatal, rasa terbakar, nyeri, atau keputihan berwarna tidak normal, kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya infeksi, seperti infeksi jamur atau vaginosis bakterialis.

Apabila keluhan tidak membaik setelah menstruasi berakhir atau justru semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Cara Mengurangi Aroma Tidak Sedap Saat Menstruasi

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan area intim selama menstruasi antara lain:

  • Mengganti pembalut atau tampon secara rutin.
  • Membersihkan area kewanitaan dengan air bersih tanpa penggunaan sabun berpewangi di bagian dalam vagina.
  • Menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat.
  • Menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menerapkan pola makan yang seimbang.
  • Menghindari penggunaan produk pembersih vagina yang dapat mengganggu keseimbangan pH jika tidak direkomendasikan oleh tenaga kesehatan.
Baca Juga :  5 Alasan Darah Menstruasi Sedikit, Apakah Perlu Dikhawatirkan?

Aroma vagina yang sedikit lebih kuat selama menstruasi umumnya merupakan perubahan yang normal akibat darah haid, perubahan pH, dan aktivitas bakteri alami di vagina. Namun, apabila aroma menjadi sangat menyengat atau disertai gejala lain seperti gatal, nyeri, demam, atau keputihan yang tidak biasa, kondisi tersebut dapat menjadi tanda infeksi dan sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Menjaga kebersihan area intim serta mengganti pembalut secara teratur merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi bau dan menjaga kesehatan selama masa menstruasi.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com