Wakil Bupati Bogor Serukan Kewaspadaan Usai Kasus Narkoba Terungkap

0
narkoba
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade.Foto : INSTAGRAM @JAROADE.

NARASITODAY.COM, BOGOR – Peredaran narkoba dan obat keras terlarang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor setelah Polres Bogor mengungkap sejumlah kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.

Dalam pengungkapan itu, jajaran Polres Bogor menyita sejumlah barang bukti berbagai jenis narkotika, termasuk sabu dan ganja. Selain itu, kepolisian juga mengungkap 13 kasus kategori obat keras tertentu (OKT) sepanjang periode Mei hingga Juli 2026.

Baca Juga :  Piala Super Spanyol Milik Barcelona! Blaugrana Unggul Telak atas Real Madrid

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengapresiasi kinerja Polres Bogor dan aparat penegak hukum yang telah melakukan pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga Kabupaten Bogor tetap aman dan bebas dari ancaman narkoba.

“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk menjaga Kabupaten Bogor agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” ujar Jaro Ade.

Jaro Ade mengatakan pemberantasan narkoba membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak orang tua, pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Tetapkan Desa Gunung Putri Jadi Prototipe Desa Percontohan

“Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda agar semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba,” kata Jaro Ade.

Menurut dia, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan pengawasan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Baca Juga :  Safari Jurnalis 2026: PWI Kabupaten Bogor dan BNN Gandeng Masyarakat Perangi Narkoba

Pemkab Bogor juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menekan peredaran narkoba.

“Dengan kolaborasi yang solid, edukasi yang masif, serta penegakan hukum yang tegas, Kabupaten Bogor diharapkan mampu menjadi daerah yang semakin bersih dari peredaran narkoba,” tuntasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : Bogortoday.com