NARASITODAY.COM, JAKARTA – Pamplona tak hanya dikenal sebagai kota kelahiran gelandang tim nasional Spanyol, Mikel Merino, tetapi juga sebagai salah satu destinasi paling menarik di wilayah Navarra, Spanyol utara. Kota bersejarah ini memadukan benteng abad pertengahan, jalanan berbatu yang sarat cerita, hingga ruang hijau yang menawan.
Pamplona semakin mendunia berkat Festival San FermÃn yang identik dengan tradisi Running of the Bulls. Namun, di balik kemeriahan festival tersebut, kota ini menyimpan berbagai destinasi wisata yang layak dijelajahi sepanjang tahun.
Berikut lima tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Pamplona.
1. Plaza del Castillo, Jantung Kota Pamplona

Plaza del Castillo menjadi pusat aktivitas warga sekaligus ikon utama Pamplona. Alun-alun yang dikelilingi bangunan bergaya klasik ini dipenuhi kafe, restoran, hingga pertokoan yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Di tempat inilah wisatawan dapat menikmati suasana khas kota tua sambil mencicipi kuliner lokal atau sekadar menikmati secangkir kopi di teras kafe yang menghadap langsung ke alun-alun.
2. Katedral Santa MarÃa la Real

Berdiri megah sejak abad ke-14, Katedral Santa MarÃa la Real merupakan salah satu bangunan bersejarah paling penting di Pamplona.
Meski fasad depannya bergaya neoklasik, bagian dalam katedral masih mempertahankan arsitektur Gotik yang memukau. Kompleks ini juga memiliki museum yang menyimpan berbagai koleksi artefak keagamaan dan sejarah Kerajaan Navarra.
3. Benteng Ciudadela de Pamplona

Ciudadela merupakan benteng berbentuk bintang yang dibangun pada abad ke-16 sebagai sistem pertahanan kota.
Kini kawasan tersebut telah bertransformasi menjadi taman kota yang luas dan menjadi lokasi favorit warga untuk berjalan kaki, bersepeda, maupun menikmati berbagai pameran seni yang rutin digelar di dalam kompleks benteng.
Pepohonan rindang dan jalur hijau membuat Ciudadela menjadi tempat ideal untuk melepas penat setelah menjelajahi kawasan kota tua.
4. Jalur Running of the Bulls

Bagi pecinta budaya, menyusuri rute Running of the Bulls menjadi pengalaman yang tak boleh dilewatkan.
Rute sepanjang sekitar 850 meter itu membentang dari kandang sapi menuju arena adu banteng Plaza de Toros. Di luar musim Festival San FermÃn, wisatawan dapat berjalan santai menyusuri jalan-jalan sempit yang menjadi saksi salah satu tradisi paling terkenal di dunia.
Di sepanjang jalur tersebut juga terdapat berbagai penanda sejarah yang menjelaskan asal-usul tradisi tersebut.
5. Taman Yamaguchi

Jika ingin menikmati sisi lain Pamplona yang lebih tenang, Taman Yamaguchi menjadi pilihan tepat.
Taman bergaya Jepang ini dibangun sebagai simbol persahabatan antara Pamplona dan Kota Yamaguchi di Jepang. Lanskapnya dihiasi kolam, jembatan kayu, pepohonan khas Jepang, serta area hijau yang menciptakan suasana damai di tengah kota.
Tempat ini kerap menjadi lokasi favorit warga untuk berolahraga, berpiknik, maupun menikmati matahari sore.
Pamplona menawarkan pengalaman wisata yang lebih dari sekadar sepak bola atau Festival San FermÃn. Kota ini menghadirkan perpaduan sejarah, budaya, kuliner, hingga ruang publik yang nyaman untuk dinikmati wisatawan.
Sebagai kota asal Mikel Merino, Pamplona memperlihatkan bagaimana tradisi berusia ratusan tahun tetap hidup berdampingan dengan kehidupan modern. Tak heran jika kota ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Spanyol di luar Madrid dan Barcelona.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














