Puskesmas Curugbitung Butuh Relokasi Segera, Kepala Desa dan Warga Desak Pemkab Bogor Tindak Lanjut

0

NARASITODAY.COMPuskesmas Curugbitung yang terletak di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kini menghadapi masalah serius terkait fasilitas dan kapasitas yang tidak memadai.

Setiap harinya, Puskesmas ini melayani ratusan pasien dari empat desa, namun kondisi bangunan yang sempit dan kurang layak telah memicu desakan agar Puskesmas tersebut segera direlokasi ke lokasi yang lebih representatif.

Kepala Desa Curugbitung, Maman Lukmanul Hakim, menyampaikan keprihatinannya mengenai keadaan Puskesmas tersebut.

Menurutnya, selain ruangannya yang sempit, tingginya jumlah pasien yang datang setiap hari memaksa banyak warga harus berdiri mengantre untuk mendapatkan pelayanan medis.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Takziah, Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Sungai Cileungsi

Ia pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera bertindak serius agar Puskesmas Curugbitung dapat direlokasi ke lokasi yang lebih layak.

Gedung Puskesmas ini tidak memadai. Selain sempit, setiap hari pasien membludak. Bahkan banyak warga yang harus rela berdiri menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan,” ujarnya, Rabu (6/11/2024).

Ia juga menyoroti masalah parkir yang semakin memperburuk keadaan.

Area parkir Puskesmas yang terbatas juga digunakan oleh pegawai pemerintah desa serta para guru dari SDN setempat, sehingga semakin memperburuk kondisi.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Hentikan Kegiatan Pemrosesan Sampah dari Kota Tangerang Selatan Oleh PT Aspex Kumbong

Sudah cukup lama warga menunggu agar Puskesmas ini dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai.

Menurut Maman, dua lokasi potensial untuk pembangunan Puskesmas baru sudah ada, yakni di Kampung Cibeberkidul dan Kampung Cihalang.

Meskipun ada kekhawatiran terkait kontur tanah yang labil, Maman menyatakan bahwa ia dan warga siap bertanggung jawab atas kelayakan tanah tersebut untuk dibangun Puskesmas yang lebih besar dan representatif.

“Kami sudah menjamin bahwa tanah tersebut layak dibangun Puskesmas. Kami siap bertanggung jawab dan memberikan pernyataan yang dibutuhkan untuk kepastian tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Dinobatkan Kabupaten Terinisiatif dalam Perencanaan Pembangunan Berwawasan Lingkungan di SIPP Awards 2025

Sementara itu, Kepala Puskesmas Curugbitung, Dr. Efa Amelia, mengungkapkan bahwa rencana relokasi ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, namun hingga kini belum ada kejelasan.

Dr. Efa menambahkan, meskipun kondisi fasilitas di Puskesmas tersebut terbatas, pihaknya tetap berusaha maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

“Setiap hari kami menerima sekitar 80 hingga 100 pasien, terutama pada Senin hingga Rabu. Meskipun tempatnya terbatas, kami tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.***