NARASITODAY.COM – Kejadian menegangkan terjadi di aliran Sungai Cidurian, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/11/2024).
Lima anak terjebak di tengah derasnya arus sungai akibat luapan air setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sungai di Kecamatan Sukajaya.
Proses evakuasi yang berlangsung penuh perjuangan ini terekam dalam kamera amatir warga setempat.
Menurut Kapolsek Cigudeg, Kompol Uba Subroto, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, lima anak yang sedang berenang di Sungai Cidurian tiba-tiba terjebak di tengah arus deras.
Mereka tak mampu kembali ke tepi lantaran debit air meningkat secara mendadak.
“Kami langsung mendapat laporan dari warga dan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Kapolsek.
Adapun kelima anak tersebut adalah:
1. Alpizar (15 tahun) 2. Patir (13 tahun) 3. Adam (13 tahun) 4. Riko (13 tahun) 5. Dilzan (13 tahun)
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari Polsek Cigudeg, Satpol PP Kecamatan Cigudeg, Tim SAR Desa Sukamaju, perangkat desa, dan warga setempat.
Dengan koordinasi yang baik, kelima anak berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat pada pukul 16.45 WIB.
“Semua anak langsung diserahkan ke keluarganya setelah memastikan kondisi mereka aman,” katanya.
Sementara Kepala Desa Sukamaju Dahyudin menyatakan, bahwa pada saat itu warga yang menyaksikan evakuasi tak bisa menyembunyikan rasa tegang dan haru saat anak-anak itu akhirnya berhasil dibawa ke tepi sungai.
“Alhamdulillah semua selamat. Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian dan semua yang membantu,” ujarnya.
Lebih jauh dia menceritakan kronologi detik detik Lima bocah berada di tengah derasnya Sungai Cidurian.
Mulanya, kelima bocah Cigudeg tersebut tengah asyik bermain air di Sungai Cidurian.
Ketika itu, kelima anak tersebut sedang mandi di kali Sungai Cidurian
“Ya kronologinya banjir bandang di hulu sungai terjadi hujan deras, sehingga sekitar air sungai meluap dan kebetulan anak tersebut tengah mandi di kali,” ungkap sebagaimana di kutip dari Metrobogor.
Menurutnya, selain lima anak yang terjebak di tengah arus Sungai Cidurian, ada dua anak lainnya yang lebih dulu berhasil menepi. Namun, kelima temanya justru tak bisa bergerak karena arus sungai Cidurian yang seketika melua.
“Jadi awalnya ada tujuh, duanya berhasil menyelamatkan diri. Tapi Alhamdulilah ke lima anak tersebut berhasil diselamatkan oleh masyarakat, aparat, pemdes dan pihak-pihak terkait yang turut membantu,” ujarnya.
Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka akibat kejadian tersebut.
Ia mengatakan, kondisi wilayahnya yang berada di wilayah hamparan Sungai Cidurian, kerap kali dilanda banjir bandang saat hujan turun.
“Ya kalau Sungai Cidurian ini memang saat musim penghujan selalu meluap seketika meluap,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau warganya agar senantiasa waspada dan berhati-hati jika hujan turun serta mengakibatkan air sungai meluap deras.
“Kita juga selalu imbauan kepada warga melalui grup-grup whatsapp agar senantiasa waspada jika hujan turun dan air sungai bisa sewaktu-waktu meluap,” pungkasnya.(A. Komeng)













