NARASITODAY.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bekasi 2024 telah berlangsung pada Rabu, 27 November 2024, dan hasil sementara menunjukkan persaingan ketat antara pasangan calon yang bertarung di tingkat kabupaten dan kota.
Hasil quick count yang dirilis oleh berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa pasangan calon bupati Dani Ramdan-Romli HM berhasil meraih suara signifikan dengan perolehan 58,3%, diikuti oleh pasangan BN Holik-Faisal Hafan Farid dengan 19,9%, dan Ade Kuswara-Asep Surya Atmaja di posisi ketiga dengan 21%.
Sementara itu, dalam pemilihan wali kota, pasangan Tri Adhianto Tjahyono-Abdul Haris menduduki posisi teratas dengan dukungan suara mencapai 42,2%, disusul oleh Heri Koswara-Sholihin dengan 30,7%, dan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni yang hanya memperoleh 2,9%. Hasil ini mencerminkan preferensi masyarakat Kota Bekasi terhadap calon pemimpin mereka untuk lima tahun ke depan.
Ketua KPU Bekasi, dalam konferensi pers setelah pemungutan suara, mengungkapkan bahwa hasil resmi akan diumumkan setelah proses rekapitulasi suara selesai. “Kami mengimbau semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari KPU dan menghormati proses demokrasi yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Dani Ramdan, saat diwawancarai setelah pengumuman hasil quick count, menyatakan rasa syukur atas dukungan masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Bekasi yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Ini adalah tanggung jawab besar bagi kami untuk meneruskan program-program yang telah terbukti berhasil dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Bekasi,” katanya. Romli HM menambahkan bahwa mereka akan segera menyusun rencana kerja untuk memastikan visi misi mereka dapat terwujud.
Di sisi lain, Tri Adhianto Tjahyono juga menyampaikan harapannya agar hasil ini dapat menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras lagi. “Kami akan terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan berusaha memberikan yang terbaik bagi Kota Bekasi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Heri Koswara, meskipun berada di posisi kedua dalam hasil quick count, mengaku tetap optimis dan menghormati pilihan masyarakat. “Kami akan melakukan evaluasi dan tetap berupaya untuk menjalin komunikasi dengan pemilih kami,” ungkapnya.***














