NARASITODAY.COM – Pilkada Kabupaten Bandung 2024 diwarnai oleh persaingan ketat antara dua pasangan calon yang sama-sama berasal dari kalangan pesohor, yaitu Ali Syakieb dan Sahrul Gunawan. Setelah pemungutan suara yang berlangsung pada hari Rabu (27/11/2024), hasil quick count yang dirilis oleh berbagai lembaga survei menunjukkan perbedaan signifikan dalam klaim kemenangan masing-masing pasangan.
Pasangan nomor urut satu, Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan, mengklaim meraih 55,16% suara berdasarkan quick count dari Indikator Politik Indonesia yang mencakup 80% suara masuk.
Di sisi lain, pasangan nomor urut dua, Dadang Supriatna dan Ali Syakieb, mengacu pada hasil quick count dari LSI Denny JA yang menunjukkan mereka memperoleh 56,82% suara dari 93,60% suara yang telah masuk.
Dalam konferensi pers yang digelar di rumah pemenangan mereka di kawasan Bandung, Dadang Supriatna menyatakan rasa syukurnya atas hasil tersebut dan bertekad untuk melanjutkan program-program yang telah mereka tawarkan selama kampanye.
“Kami sangat menghargai tingkat keilmuan LSI yang sudah bisa dipertanggungjawabkan. Maka kami pasangan nomor urut dua, Dadang Supriatna dan Ali Syakieb, terpilih menjadi Bupati Bandung 2024-2029,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tak hanya itu, mereka bahkan melakukan sujud syukur sebagai ungkapan terima kasih kepada para pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.
Sementara itu, Sugianto selaku Ketua Tim Pemenangan Sahrul Gunawan menanggapi klaim kemenangan dari lawan mereka dengan mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung.
“Kami menghargai hasil quick count ini, tetapi hasil resmi akan kami tunggu dari KPU. Kami percaya bahwa dukungan masyarakat akan terlihat jelas dalam penghitungan resmi nanti,” katanya dengan nada optimis.
Kedua pasangan calon ini memiliki basis dukungan yang kuat; Sahrul-Gun Gun diusung oleh koalisi partai besar seperti Partai Golkar, PKS, PPP, Hanura, Partai Ummat, dan Partai Garuda, sementara Ali Syakieb-Dadang Supriatna didukung oleh PKB, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PDIP.
Meskipun masing-masing kubu telah mengklaim kemenangan berdasarkan hasil quick count yang berbeda-beda, semua pihak sepakat bahwa hasil resmi masih harus menunggu rekapitulasi KPU yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2024.
ketegangan di kalangan pendukung kedua pasangan semakin meningkat menjelang pengumuman resmi dari KPU. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami berharap semua pihak dapat menghormati proses demokrasi ini dan menunggu hasil akhir dengan sabar,” tutup Sugianto.***














