
NARASITODAY.COM – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meresmikan Gedung Baru Hub UMK Jakarta Raya di Kembangan, Jakarta Barat, sebagai pusat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Senin (2/12/2024).
Gedung ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus menciptakan ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
Sejak berdiri, Hub UMK Jakarta Raya telah membina 925 UMKM dengan total omzet mencapai lebih dari Rp1 miliar per tahun.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, menegaskan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
“Kami percaya UMKM adalah pilar ekonomi Indonesia. Hub UMK Jakarta Raya hadir sebagai platform untuk mengembangkan potensi UMKM secara maksimal,” ujar Lasiran dalam sambutannya.
Gedung baru ini mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA), residu pembakaran batu bara dari PLTU Lontar yang dikelola PLN.
FABA digunakan untuk membangun bagian-bagian gedung, seperti tribun, dinding, dan meja dapur, sebagai bagian dari inovasi pembangunan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mengurangi emisi karbon, sekaligus memperkuat ekosistem bisnis yang hijau dan berkelanjutan,” katanya.
Acara peresmian juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dari dua UMKM unggulan PLN UID Jakarta Raya, yaitu Mega Indah Septiariandini dari Demero Indonesia dan Harry dari Batik Palbatu.
Mega Septiariandini menjelaskan bahwa Demero Indonesia memproduksi artisan tea dengan pendekatan ramah lingkungan, menggunakan blacu sebagai kemasan teh yang dikerjakan oleh kaum rentan.
“Kami tidak hanya fokus pada produk berkualitas, tetapi juga memberdayakan kaum rentan dan mendukung keberlanjutan melalui penggunaan bahan ramah lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Harry dari Batik Palbatu memaparkan bahwa usahanya fokus pada batik kontemporer yang melibatkan komunitas difabel, termasuk tunarungu dan penyintas kanker, dalam proses produksi.
“Kami berupaya menciptakan batik yang inklusif dan bermakna dengan menyertakan motif hasil karya anak-anak difabel,” jelasnya.
Dengan keberadaan Gedung Hub UMK Jakarta Raya, PLN UID Jakarta Raya berharap dapat mendukung pemberdayaan UMKM yang lebih berdaya saing dan berdampak luas bagi masyarakat.
Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas dan pembangunan yang berkelanjutan.
Peresmian ini juga dihadiri oleh Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Pusat, Prima Ardhanie, serta jajaran manajemen PLN UID Jakarta Raya, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kemajuan UMKM.













