Pernyataan Kontroversial Prilly Latuconsina tentang Wanita Independen: Apa yang Sebenarnya Dia Maksud?

0
Ilustrasi Prilly Latuconsina

NARASITODAY.COM Prilly Latuconsina, aktris dan penyanyi muda berbakat baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah pernyataannya mengenai wanita independen yang dianggap kontroversial.

Dalam sebuah video yang viral, Prilly menyebut bahwa saat ini terdapat banyak wanita independen di Indonesia, tetapi jumlah pria mapan masih tergolong sedikit. Hal ini memicu reaksi beragam dari netizen, terutama kaum pria yang merasa tersinggung dan menganggap pernyataan tersebut merendahkan mereka.

Setelah menerima banyak kritik, Prilly akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi maksud dari pernyataannya. Dalam bincang-bincangnya dengan Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan, Prilly menjelaskan bahwa definisi “wanita independen” menurut pandangannya bukan hanya berkaitan dengan kemampuan finansial atau kebebasan bergerak.

Baca Juga :  Prilly Latuconsina Memukau dengan Kapal Yacht Baru sebagai Kado Ulang Tahun ke-28

“Independen woman itu menurut aku perempuan yang pemikirannya merdeka. Mereka punya kebebasan untuk berpikir dan mengambil keputusan. Jadi, tolong berhenti mengaitkan independen woman hanya dengan perempuan yang kemana-mana sendiri atau perempuan yang punya uang,” ungkapnya.

Prilly juga menegaskan bahwa seorang ibu rumah tangga yang mampu mendidik anaknya dengan baik juga dapat disebut sebagai wanita independen selama dia memiliki kemerdekaan dalam berpikir dan menyuarakan pendapatnya.

Baca Juga :  Prilly Latuconsina Beri Kode Keras untuk Dikta: "Aku Perempuan, Masa Aku yang Bilang Duluan" dalam Konteks Hubungan

“Ibu yang mendidik anaknya di rumah dengan pemikiran merdeka itu juga bisa disebut independen woman,” tambahnya.

Namun, klarifikasi tersebut tidak sepenuhnya meredakan kontroversi. Banyak netizen masih merasa bahwa perbandingan antara wanita independen dan pria mapan yang dibuat oleh Prilly terlalu sempit dan tidak adil.

Beberapa komentar di media sosial menunjukkan ketidakpuasan terhadap cara Prilly mengaitkan status keuangan pria dengan definisi wanita independen. “Kalau independennya bukan soal uang, harusnya dibandingkan dengan pria yang bertanggung jawab, bukan hanya soal mapan,” tulis salah satu netizen.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Cicil Penyerahan Fasum Sentul City di Tengah Hambatan Administrasi

Melihat reaksi publik yang beragam, Prilly menyatakan bahwa ia tidak bermaksud untuk merendahkan laki-laki atau menunjukkan kesombongan. “Saya diajarkan untuk menghargai satu sama lain, termasuk laki-laki. Saya berharap semua orang bisa memahami konteks dari apa yang saya sampaikan,” ujarnya dalam klarifikasi lebih lanjut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel