Chintya Gabriella Diseret ke Pengadilan Musik Gara-Gara Ambisius

0
Chintya Gabriella

NARASITODAY.COM Penyanyi muda berbakat Chintya Gabriella baru-baru ini diseret ke DCDC Pengadilan Musik akibat lagu terbarunya yang berjudul “Ambisius,” yang telah mencuri perhatian publik dan menciptakan perdebatan di kalangan penggemar musik.

Dalam sidang yang berlangsung pada 20 Desember 2024, Chintya dihadapkan kepada Jaksa Penuntut Pidi Baiq dan Budi Dalton untuk menjawab belasan pertanyaan terkait karyanya yang viral.

Sidang ini merupakan bagian dari program DCDC yang bertujuan untuk mengkaji dan memberikan apresiasi terhadap karya-karya musisi Indonesia, sekaligus menegakkan etika dalam industri musik.

Baca Juga :  Dari Larangan ke Dukungan, Hindia Bertransformasi Jadi Suara Perlawanan Mental Health

Agus Danny Hartono, perwakilan dari DCDC, menjelaskan bahwa pemilihan Chintya sebagai terdakwa tidak lepas dari popularitasnya sebagai solois perempuan dengan lagu-lagu yang viral.

“Single ‘Ambisius’ membuka babak baru dalam perjalanan karier Chintya di industri musik, menampilkan nuansa yang lebih ceria dan energik dibandingkan lagu-lagu sebelumnya. Namun, kami juga ingin memastikan bahwa setiap karya musik menghormati norma dan etika yang berlaku,” ujarnya. Chintya didampingi oleh dua pengacara kompeten di bidang musik, Yoga PHB dan Rully Cikapundung, selama proses persidangan.

Dalam keterangannya setelah sidang, Chintya mengungkapkan bahwa lagu “Ambisius” terinspirasi dari kehidupannya sendiri yang penuh ambisi untuk meraih target-target dalam kariernya.

Baca Juga :  Kenali Bakat Musik Anak Lewat 5 Perilaku Unik Ini, Mudah dan Seru!

“Awalnya, liriknya ditulis sebagai bentuk sindiran untuk diri sendiri, karena sebagai penyanyi, saya sering kali terlalu sibuk berkarya hingga lupa meluangkan waktu untuk keluarga dan diri sendiri. Tapi, saya kemas lagu ini dengan lebih fun dan berbeda dari karakter lagu saya sebelumnya,” jelasnya

Ketika ditanya tentang reaksi publik terhadap lagu “Ambisius,” Chintya mengaku terkejut dengan banyaknya perhatian yang diterima. ”

Baca Juga :  FESMI dan PAPPRI Ajukan Amicus Curiae ke Mahkamah Agung, Pertahankan Keseimbangan Hukum di Industri Musik

Saya tidak menyangka lagu ini akan sepopuler itu. Banyak orang yang menghubungi saya dan mengatakan bahwa mereka merasa terhubung dengan liriknya. Saya rasa itu adalah hal positif,” tambahnya.

“Ini adalah pelajaran berharga bagi saya sebagai artis muda. Saya belajar untuk lebih berhati-hati dalam setiap langkah yang diambil.”tutupnya

Chintya Gabriella tidak hanya menghadapi tantangan hukum tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa musik dapat menjadi medium untuk berbagi pengalaman hidup yang jujur dan relevan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel