Panorama Pabangbon Sepi Pengunjung Jelang Tahun Baru 2024-2025, ini Penyebabnya

0
Wisata panorama Pabangbon Leuwiliang tampak sepi pengunjung di tahun baru 2024-2025. Foto dok : Andreas

NARASITODAY.COM – Menjelang pergantian tahun baru 2024-2025, objek wisata Panorama Pabangbon di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terlihat sepi pengunjung.

Kawasan wisata yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang asri serta rumah pohon yang ikonik ini, pada Minggu (29/12), tidak menunjukkan tanda-tanda keramaian seperti yang biasa terjadi di akhir tahun.

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab menurunnya jumlah pengunjung. Namun, beberapa pedagang yang berjualan di sekitar lokasi mengungkapkan dugaan bahwa persaingan dengan destinasi wisata lain yang terus bermunculan menjadi salah satu faktor utama.

Baca Juga :  Pendaftaran Online dan Jadwal Dokter Lengkap Kini Bisa Diakses di RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang

“Sekarang banyak tempat wisata baru yang muncul di sekitar Bogor, jadi orang-orang mungkin lebih memilih ke tempat lain,” ujar seorang penjaga warung Yanti.

Panorama Pabangbon selama ini menjadi salah satu destinasi favorit untuk berlibur karena keindahan alamnya yang dikelilingi hutan pinus.

Baca Juga :  Liburan Musim Dingin ke Sapporo, 5 Hari Itinerary Super Praktis!

Rumah pohon yang ada di lokasi ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dari ketinggian.

Namun, sepinya kunjungan kali ini menjadi perhatian bagi pengelola wisata dan pedagang sekitar.

Mereka berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan ada upaya untuk mengembalikan popularitas Panorama Pabangbon sebagai tujuan wisata utama di Bogor.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi di Leuwiliang, Pemkab Bogor Genjot Proyek Jalan Strategis Bogor

“Kalau terus sepi seperti ini, kami pedagang kecil pasti ikut terdampak. Semoga ada promosi atau inovasi baru agar wisatawan tertarik datang lagi,” harap penjaga warung tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Panorama Pabangbon belum memberikan tanggapan resmi terkait penurunan jumlah pengunjung.***