Persipani Paniai Terdegradasi dan Denda Rp150 Juta, Sanksi Komdis PSSI Berlangsung Ketat!

0
Ilustrasi sepak bola

NARASITODAY.COM Klub sepak bola Persipani Paniai yang berbasis di Papua, baru-baru ini menerima sanksi berat dari Komite Disiplin PSSI setelah melakukan aksi walkout (WO) pada tiga pertandingan Liga Nusantara 2024/2025.

Akibat tindakan tersebut, Persipani tidak hanya terdegradasi ke divisi yang lebih rendah, tetapi juga dikenakan denda sebesar Rp150 juta. Keputusan ini diumumkan melalui surat resmi PSSI yang dikeluarkan pada 28 Desember 2024, menegaskan bahwa klub harus bertanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan.

Baca Juga :  Kisah Haru Rizki, Pemain Sepak Bola Muda yang Terjerat Dugaan TPPO dan Pulang ke Rumah

Tiga pertandingan yang dimaksud adalah melawan Waanal Brothers, Persiba Bantul, dan Persekabpas Pasuruan, dimana ketiga tim tersebut awalnya dinyatakan menang WO dan mendapatkan tiga poin.

Dalam keputusan tersebut, Persipani dinyatakan diskualifikasi dari kompetisi yang sedang berlangsung dan akan turun ke tingkat kompetisi yang lebih rendah pada musim 2025/2026.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan,” ujar manajer tim Persipani Paniai.

Baca Juga :  Menteri Agama Jelaskan Perbedaan Penetapan Awal Ramadhan 2025 di Indonesia dan Negara Tetangga

“klub akan berusaha keras untuk membangun kembali reputasi dan performa tim agar bisa kembali bersaing di level yang lebih tinggi.”lanjutnya

Komdis PSSI juga menegaskan bahwa pelanggaran serupa di masa depan akan dikenakan hukuman yang lebih berat. “Kami ingin memberikan peringatan tegas kepada semua klub untuk mematuhi aturan dan menjaga integritas kompetisi,” kata Ketua Komdis PSSI, Eko Ramdani.

Baca Juga :  Singapura Peringatkan Dampak Serangan AS-Israel ke Iran pada Harga Energi Global

Dengan sanksi ini, masa depan Persipani Paniai di dunia sepak bola Indonesia kini menjadi tanda tanya besar. “Kami akan bekerja keras untuk membangun kembali tim ini dan berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama,” tambah manajer tim.

Sementara itu, para penggemar klub berharap agar manajemen dapat segera menemukan solusi dan membawa kembali kebanggaan bagi komunitas sepak bola Papua.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel