NARASITODAY.COM – Lin Jarvis manajer legendaris Yamaha Racing, resmi mengumumkan pensiun dari posisinya pada akhir tahun 2024, meninggalkan warisan yang signifikan dalam dunia MotoGP.
Dengan pensiunnya Jarvis, Yamaha kini berharap dapat memanfaatkan dukungan dari tim Pramac untuk mempercepat pengembangan mesin V4 yang baru. Dalam pernyataannya, Jarvis menyatakan optimisme bahwa tim Yamaha akan kembali bersaing di jalur depan setelah meluncurkan proyek V4 ini.
Jarvis, yang telah bergabung dengan Yamaha Racing selama lebih dari dua dekade, telah bermain peran penting dalam memimpin skuad Yamaha menuju gelar juara dunia. Meski pensiunnya merupakan titik awal dari era baru, Yamaha masih yakin bahwa linimasa prestasi mereka tidak akan terganggu.
“Saya bangga telah bekerja sama dengan tim Yamaha selama ini,Namun, saya juga percaya bahwa tim ini akan terus maju dan berhasil tanpa saya.” kata Jarvis dalam konferensi pers.
Paolo Pavesio telah ditunjuk sebagai pengganti Jarvis mulai Januari 2025 dan diharapkan dapat membawa pendekatan baru yang segar. Dalam konteks ini, kolaborasi dengan Pramac menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi mesin V4 dan meningkatkan performa tim di lintasan.
“Kami percaya bahwa dengan dukungan Pramac, kami dapat mempercepat proses pengembangan dan mencapai hasil yang lebih baik di musim-musim mendatang,” ujar Pavesio.
Tim Pramac sendiri telah menunjukkan kemampuan tinggi dalam beberapa musim terakhir, bahkan beberapa kali menempati podium. Kolaborasi dengan Yamaha diharapkan dapat meningkatkan ambisi mereka untuk merebut posisi lebih tinggi di klasemen umum.
“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Yamaha, Harapan kami adalah dapat membantu mereka menciptakan motor yang lebih cepat dan andal.”kata Michele Pirro
Yamaha dan Pramac sepakat untuk bekerja sama erat dalam tahap pengembangan mesin V4. Proses ini diharapkan akan dilakukan dengan transparansi dan koordinasi yang baik, sehingga hasilnya dapat dicapai dengan efisien.
“Kolaborasi ini bukan hanya sekedar transfer teknologi namun juga tentang membangun hubungan yang kuat dan saling menguntungkan,” tambah Pavesio.
Akhirnya, pensiun Lin Jarvis tidak berarti akhir dari cerita sukses Yamaha. Melansir harapan yang tinggi dari Paolo Pavesio dan dukungan dari Pramac, Yamaha siap menghadapi tantangan baru dan berkompetisi keras di arena internasional.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














