Polemik Kerja Jarak Jauh: Wells Fargo Pecat Karyawan yang Berpura-Pura Aktif dengan Keyboard Palsu

0
Ilustrasi Pura-pura kerja

NARASITODAY.COM Bank Wells Fargo telah mengungkap praktik sejumlah karyawan yang berpura-pura bekerja dengan menggunakan perangkat keyboard palsu. Perusahaan bertindak tegas dengan memecat karyawan-karyawan yang terlibat dalam tindakan tersebut.

Dalam pernyataannya kepada Otoritas Regulasi Industri Keuangan (FINRA), Wells Fargo menyatakan, “Setelah meninjau tuduhan yang melibatkan simulasi aktivitas keyboard yang menciptakan kesan kerja yang aktif,” sebagai alasan pemecatan

Baca Juga :  Kemenkum Angkat Bicara soal Status Kewarganegaraan DS dan Anak-anaknya Terkait Kontroversi Alumni LPDP

Juru bicara perusahaan menegaskan bahwa Wells Fargo tidak akan mentolerir perilaku tidak etis. “Wells Fargo memiliki standar tinggi untuk karyawan dan tidak menoleransi perilaku tidak etis,” ujarnya

Praktik pura-pura kerja ini dilakukan dengan alat yang dikenal sebagai mouse jigglers, yang membuat mouse terlihat bergerak sehingga komputer tetap aktif dan tidak masuk ke mode tidur.

Baca Juga :  Manajemen Pedal Padel Buka Suara Terkait Dugaan Penyekapan Karyawan yang Dituduh Mencuri Raket

Alat ini memungkinkan karyawan berpura-pura bekerja tanpa pengawasan langsung dari atasan, terutama dalam konteks kerja jarak jauh yang semakin umum pasca-pandemi

Fenomena ini menyoroti kekhawatiran terkait keterlibatan karyawan dalam pekerjaan mereka saat bekerja dari rumah. Laporan dari Gallup menunjukkan bahwa 62% pekerja di seluruh dunia merasa tidak terlibat dalam pekerjaan mereka, sementara 15% lainnya menyatakan ketidakpuasan dengan manajer atau pekerjaan mereka, dan aktif mencari peluang baru.***

Baca Juga :  Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan, Indonesia Gandeng Prancis

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel