Cegah Penyelewengan Dana BOSP, SMK di Bogor Ikuti Pendampingan Penyusunan ARKAS 2025

0

NARASITODAY.COM – Dalam upaya mencegah penyelewengan anggaran Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), seluruh Kepala Sekolah, Bendahara, dan Operator Sekolah dari SMK se-Kabupaten Bogor mengikuti pendampingan penyusunan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) BOSP Tahun 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Wilayah 1 Kabupaten Bogor, dengan menghadirkan narasumber dari Kemendikbudristek, Tim BOSP Provinsi Jawa Barat, dan pengawas SMK.

Rosma, perwakilan dari Dinas Pendidikan Jawa Barat bidang PSMK, menekankan pentingnya bimbingan teknis (bimtek) ini.

Baca Juga :  Ini Pesan 5 Poin Penting dari Ijtima Ulama Jelang Pilkada 2024 di Kabupaten Bogor

Ia menyatakan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk memastikan setiap sekolah dapat menyusun anggaran dengan benar, menghindari kesalahan yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Selama pengelolaan BOSP dilakukan sesuai aturan, tidak akan ada sekolah yang tersangkut masalah. Dana yang dititipkan pemerintah harus digunakan sesuai peraturan, yakni Permendikbud Nomor 63 Tahun 2022,” ujarnya.

Ketua MKKS SMK Wilayah 1 Kabupaten Bogor, Budy Antoro, menjelaskan bahwa penggunaan platform digital ARKAS dirancang untuk mempermudah pengelolaan dana BOSP.

ARKAS membantu sekolah dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, dan pelaporan keuangan, sehingga dana BOSP dapat dikelola dengan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Bogor Raih Most Inspiring Leader 2026 Berkat Program Transformasi dan Pelayanan Publik

“Di awal tahun, ARKAS BOSP harus disusun dengan baik. Perencanaan yang matang akan memastikan pelaksanaan berjalan lancar sesuai juklak dan juknis BOSP,” kata Budy.

Ia menambahkan bahwa proses penginputan data BOSP sebenarnya tidak sulit, meski terkadang ada perubahan anggaran yang harus disesuaikan setiap bulannya.

Dengan pendampingan yang intensif, diharapkan setiap sekolah mampu menjalankan pengelolaan dana BOSP dengan lebih baik.

Baca Juga :  Desa Bantarkaret Terima Bantuan BSPS dan RTLH Dari Anggota DPRD Sarni

Workshop pendampingan penyusunan ARKAS BOSP 2025 ini diikuti oleh hampir seluruh SMK swasta di Kabupaten Bogor.

Untuk Kepala Sekolah, narasumber berasal dari Tim BOSP Provinsi Jawa Barat dan pengawas SMK, sedangkan untuk Bendahara dan Operator Sekolah, pematerinya adalah Tim BOSP Dinas Provinsi Jawa Barat dan Kemendikbudristek.

Budy mengimbau seluruh sekolah untuk menggunakan dana BOSP sebaik mungkin dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Pengelolaan dana yang baik akan memastikan tidak hanya pemanfaatan yang optimal, tetapi juga meminimalisasi risiko penyimpangan,” tegasnya.