NARASITODAY.COM – Lima korban selamat dalam kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, yang menewaskan delapan orang dan melukai 11 lainnya, masih menjalani perawatan di RSUD Ciawi.
Direktur RSUD Ciawi, Fusia Meidiawaty, mengungkapkan bahwa kondisi kelima pasien saat ini lebih baik dibandingkan kemarin, meskipun belum semuanya bisa diajak berkomunikasi.
“Secara umum, kondisi lima pasien ini sudah lebih baik dari kemarin, tapi belum bisa diajak komunikasi,” ujar Fusia. pada, Kamis (6/2/2025).
Lima korban selamat tersebut dirawat di dua ruangan berbeda, yakni tiga orang di Ruang Bugenvil dan dua orang di Ruang Anggrek.
Di Ruang Bugenvil, terdapat tiga pasien bernama Dani, Sukanta, dan Bendi. Ketiganya mengalami cedera kepala sedang dan masih dalam kondisi kritis.
Di Ruang Anggrek, dua pasien lainnya, Yuzi dan Wahyudin, mengalami cedera kepala ringan dan sudah bisa diajak berkomunikasi.
Salah satu pasien di Ruang Bugenvil diketahui merupakan sopir truk pengangkut air mineral yang menjadi salah satu kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Sopir truk ini mengalami cedera kepala sedang, terdapat pendarahan di otak serta masalah di bagian mata, sehingga memerlukan perawatan intensif dari dokter spesialis bedah saraf,” jelasnya.
Meski kondisinya membaik dan sudah bisa membuka mata, sopir truk tersebut masih belum bisa diajak berkomunikasi.
Sementara itu, dua jenazah yang belum teridentifikasi masih berada di kamar jenazah RSUD Ciawi. Proses identifikasi dilakukan melalui tes DNA oleh tim Laboratorium Forensik Kesehatan Mabes Polri.
“Saat ini masih menunggu kecocokan DNA keluarga dengan DNA jenazah. Berdasarkan keterangan kepolisian, hasilnya kemungkinan baru keluar dalam tujuh hari ke depan,” pungkasnya.














