Sukses Bongkar Pabrik Narkoba Senilai 325 M, Anggota DPRD Jabar Apresiasi Polres Bogor

0
Ilustrasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar Samsul Hidayat

NARASITODAY.COMPolres Bogor mendapat apresiasi dari berbagai pihak setelah berhasil mengungkap pabrik narkotika golongan 1 jenis tembakau sintetis di Kecamatan Babakan Madang.

Tak hanya dari Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, penghargaan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Samsul Hidayat.

Samsul menilai keberhasilan Polres Bogor sebagai langkah besar dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Baca Juga :  Tercecer Sejak 2020 Silam, DPRD Jabar Desak Pemprov Jawa Barat Ikut Terlibat Maksimal Infrastruktur Dampak Bencana di Sukajaya Bogor

Ia pun menyampaikan apresiasi atas kerja keras Kapolres Bogor beserta jajarannya dalam mengungkap jaringan peredaran barang haram tersebut.

“Kami anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menghaturkan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Kapolres beserta jajarannya atas keberhasilan mengungkap pabrik narkoba di wilayah Kecamatan Babakan Madang,” ujar Samsul, sebagaimana di kutip dari Instagramnya, Sabtu (8/2).

Baca Juga :  Bupati Bogor Dorong Percepatan Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas narkotika yang dapat merusak masa depan anak bangsa.

Ia juga mendorong Polres Bogor untuk terus meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Terima kasih Pak Kapolres, ini sangat menyelamatkan generasi muda dari ketergantungan narkoba, menyelamatkan mereka dari kerusakan,” katanya.

Baca Juga :  Minibus Elf Kecelakaan di Megamendung, Satu Tewas dan Belasan Luka-luka

Lebih lanjut, Samsul berharap upaya pemberantasan narkoba di Bogor tidak berhenti di sini. Ia meminta aparat kepolisian tetap semangat dalam menjaga wilayah hukumnya agar terbebas dari ancaman peredaran narkotika.

“Maka dengan itu, tetap semangat lakukan terus pengawasan di wilayah hukum Bogor. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tegasnya.***