Sastra Winara Dukung Jalur Tambang dan Puncak II, Dedi Mulyadi Dorong Solusi Konkret

0
Ketua DPRD Sastra Winara Minta Pemkab Bogor Segera Fokus Selesaikan Masalah Tambang Ilegal

NARASITODAY.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan jalur tambang di Parungpanjang dan jalur Puncak II.

Dukungan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang tengah berupaya mengatasi kemacetan serta meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah tersebut.

Kader Partai Gerindra itu menilai pembangunan kedua jalur ini akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

“Saya mendukung penuh upaya Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat dalam mewujudkan pembangunan jalan tambang dan jalur Puncak II,” ujar Sastra Winara, Kamis (13/12/2025).

Menurutnya, keberadaan jalur tambang akan mengurai kemacetan yang selama ini menjadi permasalahan utama masyarakat, terutama di wilayah Parungpanjang dan kawasan Puncak. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam merealisasikan proyek ini.

Baca Juga :  Aksi Pengamen Mabuk di Angkot Jadi Sorotan, Polisi Tangkap Pelaku di Bogor

“Ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas serta mengurangi dampak negatif dari aktivitas transportasi berat di daerah kita,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, turut membahas solusi permasalahan jalur tambang dalam rapat koordinasi yang digelar di Hotel Alana Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Bogor terpilih Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhendi Jaro Ade, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Kapolres Bogor, serta Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Ketegangan di Selat Hormuz Meningkat Setelah Iran Tangkap dan Tembaki Kapal Dagang

Dedi Mulyadi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kebijakan yang memberikan izin tambang tanpa mempertimbangkan infrastruktur yang memadai. Menurutnya, kondisi ini telah menyebabkan berbagai masalah, termasuk meningkatnya angka kecelakaan dan korban jiwa.

“Kita harus serius dan optimis dalam menyelesaikan masalah ini, terutama fokus terhadap pengaturan jam operasionalnya. Hari ini harus diputuskan agar mobil tambang tidak berbenturan dengan anak sekolah dan pekerja yang berangkat kerja,” ujarnya, Rabu (12/2/2025).

Dedi menegaskan bahwa Jawa Barat kini memiliki anggaran yang cukup untuk mengambil langkah nyata dalam menangani masalah ini.

“Jangan sampai kasus di Parungpanjang terus menelan korban. Kita harus segera mengambil tindakan cepat dan terukur demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Apresiasi Transformasi Digital Kesehatan Layanan DSA di RSUD Bakti Pajajaran

Bupati Bogor Dorong Solusi Jangka Panjang

Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, menekankan pentingnya komitmen bersama antara Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat untuk mengatasi kemacetan serta kecelakaan di jalur Parungpanjang.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mendukung perbaikan jalan provinsi sepanjang 28,3 km. Namun, ia juga menilai bahwa solusi jangka panjang seperti pembangunan jalur alternatif-baik berupa jalan tol maupun jalur tambang non-tol-harus segera diwujudkan.

“Jika jalur provinsi yang ada tetap dipaksakan untuk digunakan, kami khawatir akan terjadi bencana besar, baik dari segi kecelakaan maupun dampak sosial ekonomi. Oleh karena itu, kami berharap ada solusi jangka panjang yang bisa diterapkan bersama,” tukasnya.***