Pasutri Asal Kiarapandak Ditemukan Meninggal Dunia, Usai Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cisarua

0
Kedua korban berhasil ditemukan setelah warga menyisir sungai

NARASITODAY.COM- Sepasang suami istri (pasutri) warga Kampung Pasir Manggu RT 02 RW 05 Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dilaporkan meninggal dunia usai hanyut diterjang debit air sungai cisarua pada Selasa (4/3/2025).

Dari informasi yang dihimpun, Kejadian ini berawal korban bernama Ropi dan Encih tersebut sedang melakukan aktivitas di ladang miliknya. Namun, ketika disusul oleh sang anak keberadaan pasutri tidak ditemukan dilokasi.

Baca Juga :  Filipina dan Vietnam Bersiap Hadapi Dampak Topan Kalmaegi yang Mematikan

Sang anak pun bergegas mencari orang tuanya, seketika menyisir tidak jauh dari perkebunan, kedua korban ditemukan dengan keadaan mengambang di aliran sungai cisarua.

“Tadi itu suami istri katanya paginya berangkat ke kebun, sudah sore itu anak dan keluarganya mencari kedua orang korban ini lantaran sudah sore belum pulang,”kata Kasie Kesra Desa Kiarapandak, Irvan Andrian saat dihubungi via telepon, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Belum Hadir di SMPN 2 Cibinong, Pihak Sekolah Masih Menunggu Kepastian

Irvan Andrian menjelaskan, kedua pasangan suami istri itu ditemukan meninggal setelah sang anak mencari di aliran sungai dekat ladang tempat orang tuanya itu bekerja.

“Ibunya saat ditemukan tergeletak sudah dalam kondisi meninggal dunia, kemudian selepas magrib dilakukan pencarian lagi dan ternyata sudah ada (Bapaknya) di pinggir kali. Jadi, kedua korban meninggal dunia ini sudah ditemukan,”katanya.

Baca Juga :  Oknum Wartawan Newsfakta.Com Berlagak Preman Berakhir Disomasi 

Kedua korban pun saat ini kata Irvan, sudah dievakuasi kerumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.

“Kedua korban itu kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Pasir Manggu,” pungkasnya.