Sampaikan Duka Cita Terhadap Keluarga Korban Hanyut di Sungai Sukajaya Bogor, Rudy-Jaro : Besok Kesana

0
Sampaikan Pidato Perdana, Rudy dan Jaro Ade Siap Bertugas Membangun dan Melayani Masyarakat Kabupaten Bogor

Sukajaya, Narasitoday.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade menyampaikan duka cita atas terjadinya musibah dialami pasangan suami istri (pasutri) warga Kampung Pasir Manggu, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya  hingga meninggal dunia.

Pasutri bernama Ropi dan Encih itu ditemukan meninggal dunia, usai diketahui menjadi korban hanyut derasnya aliran sungai cisarua pada Selasa 4 Maret 2025 sore tadi.

Melalui saluran vidcall seluler Wabup Jaro Ade disambungkan dengan Bupati Bogor, Rudy Susmanto kepada anak korban. Mereka menyampaikan berduka cita atas meninggalnya pasutri warga kecamatan Sukajaya tersebut.

 

Dalam video yang dibagikan Jaro Ade, ia mengaku mengetahui kabar warga yang meninggal hingga meninggal dunia itu dari kepala tempat kejadian.

Baca Juga :  Belasan WNA Asal Nigeria Diduga Pesta Miras di Perumahan Puri Araya Cibungbulang

“Ini Bupati Bogor pak Rudy Susmanto dan Wakil Bupati mengucapakan turut berduka cita, karena barusan dari Pak Lurah update meninggal Ibu sama Bapak,”ucap Jaro Ade saat bercakap dengan anak korban melalui sambungan telepon.

Diketahui Rudy Susmanto saat vidcall dengan anak korban, Jaro mengaku siap jika ditugaskan Bupati untuk mengunjungi langsung ke kediaman korban.

“Sabar ya paling Bapak nanti ditugasikan oleh Pak Bupati (Rudy Susmanto) besok sore bisa ke sana,”kata dia.

“Terimakasih banyak Pak Bupati atas duka citanya kepada masyarakat kiarapanda,”tandasnya.

 

Sebelumnya diberitakan, sepasang suami istri (pasutri) warga Kampung Pasir Manggu RT 02 RW 05 Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dilaporkan meninggal dunia usai hanyut diterjang debir air sungai cisarua pada Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Rudy - Ade Akan Buatkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Ini, Ternyata Sejak Hampir 3 Dekade Ingin Pisah dari Kabupaten Bogor 

Kejadian ini berawal korban bernama Ropi dan Encih tersebut sedang melakukan aktivitas di ladang miliknya. Namun ketika disusul oleh sang anak keberadaan pasutri tidak ditemukan dilokasi

Sang anak pun bergegas mencari orang tuanya, seketika menyisir tidak jauh dari perkebunan, kedua korban ditemukan dengan keadaan mengambang di aliran sungai cisarua.

 

“Tadi itu suami istri katanya paginya berangkat ke kebun, sudah sore itu anak dan keluarganya mencari kedua orang korban ini lantaran sudah sore belum pulang,”kata Kasie Kesra Desa Kiarapandak, Irvan Andrian saat dihubungi via telepon, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Tiga Kakak Beradik ODGJ Dipasung, Pemdes Sipayung Bergerak dan Harap Uluran Tangan Pemerintah Pusat

Irvan Andrian menjelaskan, kedua pasangan suami istri itu ditemukan meninggal setelah sang anak mencari di aliran sungai dekat ladang tempat orang tuanya itu bekerja.

“Ibunya saat ditemukan tergeletak itu sudah dalam kondisi meninggal dunia, kemudian selepas magrib dilakukan pencarian lagi dan ternyata sudah ada (Bapaknya) di pinggir kali. Jadi, kedua korban meninggal dunia ini sudah ditemukan,”katanya.

Kedua korban pun saat ini kata Irvan, sudah dievakuasi kerumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.

“Kedua korban itu kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Pasirmanggu RT 02 RW 06, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya,”ucapnya.