Tantangan Berat Timnas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Peluang Tipis Lolos Langsung

0
Tantangan Berat Timnas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Peluang Tipis Lolos Langsung

NARASITODAY.COM – Timnas China menghadapi tantangan besar dalam upayanya lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Media asal China, Sohu, baru-baru ini mengungkapkan bahwa peluang mereka untuk mencapai dua posisi teratas di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia sangat kecil. Saat ini, China berada di posisi buncit dengan koleksi 6 poin, setara dengan Indonesia, Arab Saudi, dan Bahrain, namun tertinggal karena selisih gol yang lebih buruk.

Timnas China akan melakoni dua laga berat di bulan Maret ini. Pada 20 Maret 2025, mereka akan bertandang ke markas Arab Saudi, diikuti dengan pertandingan kandang melawan Australia di Hangzhou pada 25 Maret 2025.

Dalam posisi saat ini, China hanya unggul dalam hal selisih gol dibandingkan Bahrain, namun kalah jauh dari tim-tim lainnya, seperti Indonesia yang berada di posisi ketiga dengan selisih gol yang lebih baik.

Baca Juga :  Gelombang Panas Ekstrem Melanda Australia Tenggara, Ancaman Kebakaran Hutan Semakin Meningkat

Jepang, dengan 16 poin, sudah hampir dipastikan lolos, sementara Australia yang menduduki posisi kedua, dengan 7 poin, masih rawan digeser oleh tim-tim lain yang memiliki poin hampir serupa.

Dengan kompetisi yang semakin ketat, Sohu menganalisis bahwa peluang China untuk lolos langsung hanya sekitar 2 persen, meskipun peluang mereka untuk melanjutkan ke kualifikasi ronde berikutnya sedikit lebih tinggi, yaitu 29 persen.

“Memang sangat sulit bagi timnas China untuk mendapatkan tempat di putaran final Piala Dunia,” tulis Sohu. “Situasi terkini dari grup sudah jelas. Jepang adalah satu-satunya tim yang pada dasarnya telah mengamankan tempat. Tim-tim lain memiliki keunggulan mereka sendiri. Meskipun Australia saat ini berada di peringkat kedua, tim-tim lain hanya terpaut 6 poin dan jaraknya tidak terlalu besar.”

Baca Juga :  Motif Cemburu Picu Pembunuhan Sadis, Jasad Korban Baru Ditemukan Saat Rumah Dijual

Tantangan semakin berat karena Saudi yang semakin stabil, sementara Indonesia juga semakin kuat dengan banyak pemain baru hasil naturalisasi. Sohu bahkan menyoroti potensi tim asuhan Patrick Kluivert ini yang bisa memberikan kejutan. “Timnas Indonesia semakin banyak menaturalisasi pemain baru, dan kekuatan mereka juga sudah jauh lebih baik,” lanjut Sohu, sangat mewaspadai potensi gebrakan Sang Garuda.

Untuk dua laga mendatang, China ditargetkan meraih 4 poin, yang sudah dianggap sebagai pencapaian bagus. Jika hanya mendapat 2 poin, itu masih bisa diterima, tetapi kekalahan akan semakin mengurangi peluang mereka. “Jika mereka hanya dapat memetik 2 poin (dari pertandingan), itu bisa diterima. Namun, jika sampai kalah, artinya peluang China akan lebih kecil lagi,” tulis Sohu.

Baca Juga :  Banjir Longsor Mematikan, Siklon Ditwah Curi 334 Jiwa dan Hancurkan Sri Lanka

Oleh karena itu, target realistis bagi Timnas China adalah mencuri setidaknya satu poin dari Arab Saudi, yang akan menjaga harapan mereka tetap hidup untuk lolos ke Piala Dunia keduanya setelah 2002 silam. Setelah laga Maret ini, China akan bertemu Indonesia pada 5 Juni 2025 dan Bahrain pada 10 Juni 2025, yang akan menjadi laga-laga penentu nasib mereka di grup.

Pada pertemuan pertama di Qingdao pada Oktober lalu, Timnas China berhasil mengalahkan Indonesia 2-1 ketika tim Garuda masih dilatih oleh Shin Tae-yong. Namun, dengan perubahan signifikan dalam kekuatan Indonesia, pertandingan mendatang di bawah asuhan Kluivert bisa menjadi ujian berat bagi China dalam upaya mereka lolos ke Piala Dunia 2026.***