Penipuan Modus Tukar Kartu ATM di Bogor, Korban Lansia Jadi Sasaran Empuk Pelaku

0
Ilustrasi atm

NARASITODAY.COM – Suasana ramai Jalan Sistem Satu Arah (SSA),Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Rabu (15/4/2025) menyimpan cerita kelam bagi seorang lansia yang menjadi korban kelihaian komplotan penipu.

Tiga pria dengan inisial DJ, DR, dan AP kini harus berurusan dengan pihak berwajib setelah aksi penipuan bermodus penukaran kartu ATM yang mereka lakukan terbongkar. Ironisnya, para pelaku ini menggunakan taktik licik dengan menyamar sebagai warga negara Brunei Darussalam demi mengelabui korbannya yang malang.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Nugroho, mengungkapkan bahwa satu anggota komplotan lainnya, berinisial AS, kini masih dalam pengejaran. Lebih lanjut, AKP Aji membeberkan bagaimana skenario penipuan ini dirancang dengan matang.

Baca Juga :  Gedung-gedung Megah Hong Kong Sembunyikan Realitas Memprihatinkan Para Lansia Pemulung

“Peristiwa tersebut bermula ketika para tersangka merencanakan skenario dengan berpura-pura menjadi warga negara asing (Brunei) yang mencari tempat penjualan handphone di Kota Bogor,” ungkap AKP Aji dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).

Modus operandi kelompok ini terbilang cukup rapi. Mereka tidak memilih korban secara acak. Menurut AKP Aji, para pelaku dengan sengaja mencari mangsa yang sudah berusia lanjut dan terindikasi bukan warga lokal. Tujuannya jelas, agar korban lebih mudah diperdaya dengan janji-janji manis investasi fiktif.

Baca Juga :  Jangan Jadi Korban! Ini Dia Cara Aman Bertransaksi M-Banking

“Salah satu tersangka yang menyamar sebagai orang Brunei menawarkan korban untuk berinvestasi handphone. Ia menjanjikan akan menjual sebanyak 300 unit HP, sehingga korban tertarik dengan tawaran tersebut,” jelasnya.

Demi meyakinkan korban bahwa tawaran investasi ini nyata, para pelaku bahkan tak segan mengajak korban ke mesin ATM. Mereka berpura-pura akan mentransfer dana sebesar Rp500 juta sebagai modal awal investasi.

Di sinilah kelengahan korban dimanfaatkan. Diduga kuat, saat berada di mesin ATM inilah kartu ATM korban ditukar dengan kartu palsu, yang kemudian digunakan untuk menguras isi rekeningnya.

Baca Juga :  Bau Ketiak di Baju? Berikut Cara Mudah untuk Menghilangkannya Secara Alami

Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap orang asing yang baru dikenal, terutama jika menawarkan keuntungan yang terlalu menggiurkan. Di balik keramahan dan senyum manis, bisa jadi tersimpan niat jahat yang siap mengintai harta benda kita.

Pihak kepolisian pun terus mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang tidak jelas asal-usulnya. Sementara itu, pengejaran terhadap pelaku AS terus dilakukan demi menuntaskan kasus penipuan yang merugikan ini.***