Kaburnya 8 Tahanan Polres Lahat Picu Pemeriksaan Internal Petugas Jaga

0
Ilustrasi Tahanan polisi

NARASITODAY.COM – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Polres Lahat, Sumatera Selatan, ketika delapan tahanan berhasil melarikan diri dari sel tahanan (Tahti). Aksi nekat para tahanan ini dilakukan dengan cara yang tak terduga membobol tembok sel menggunakan obeng yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Peristiwa yang terjadi pada Minggu dini hari (27/4/2025) sekitar pukul 03.00 WIB ini sontak membuat aparat kepolisian setempat bergerak cepat.

Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Polres Lahat, Aiptu Lispono, membenarkan kabar kaburnya delapan tahanan tersebut. “Aiptu Lispono membenarkan jika ada delapan tahanan yang kabur dari sel Tahti Polres Lahat,” demikian laporan yang dilansir detikSumbagsel, Senin (28/4/2025).

Baca Juga :  Dampak Kasus Hukum P Diddy terhadap Karier dan Kehidupan Pribadinya

Dari delapan tahanan yang berhasil kabur, lima di antaranya merupakan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lahat.

Sementara itu, tiga tahanan lainnya adalah pelaku tindak pidana umum yang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lahat. Perbedaan latar belakang kasus para tahanan ini menambah kompleksitas upaya pengejaran.

“Mereka kabur dengan cara membobol dinding sel dengan menggunakan obeng yang sudah di modifikasi,” ungkap Aiptu Lispono, menjelaskan metode pelarian yang terbilang sederhana namun efektif tersebut. Modifikasi obeng menjadi alat pembobol tembok sel tentu menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan keamanan di dalam rumah tahanan.

Baca Juga :  AKBP Rio Wahyu Serahkan Jabatan, Harapan Baru untuk Polres Bogor Terbit

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian Polres Lahat langsung bergerak cepat melakukan pengejaran dan penyisiran di area hutan-hutan yang mengelilingi markas kepolisian. Langkah antisipasi juga diambil dengan memperketat pengawasan di jalur-jalur keluar dari Kota Lahat melalui patroli dan razia yang digelar di seluruh polsek wilayah hukum Polres Lahat.

Tak hanya itu, petugas jaga yang bertugas pada saat kejadian kaburnya para tahanan juga tengah menjalani pemeriksaan internal untuk mengetahui lebih lanjut terkait kelalaian atau kemungkinan adanya faktor lain yang memicu insiden ini.

Baca Juga :  Dari Kandang Ayam ke Penjara? Kisah Tragis Ibu dan Anak yang Teror Tetangga

“Tim saat ini masih melakukan pengejaran terhadap delapan tersangka yang dimungkinkan masih berada di wilayah hukum Polres Lahat,” tegas Aiptu Lispono, menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menangkap kembali para tahanan yang kabur dan menegakkan kembali keamanan serta ketertiban.

Insiden ini menjadi catatan penting bagi Polres Lahat untuk mengevaluasi dan meningkatkan sistem keamanan di rumah tahanan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.***