Hardiknas 2025, Siswa di Desa Petir Dramaga Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Bambu ke Sekolah

0

NARASITODAY.COM- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 masih menyisakan cerita miris dari Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Puluhan siswa SD dan SMP di wilayah tersebut harus mempertaruhkan keselamatan saat pergi ke sekolah dengan melintasi jembatan darurat berbahan bambu sepanjang 35 meter yang melintasi Sungai Cihideung.

Jembatan bambu ini menjadi satu-satunya akses warga dan pelajar untuk mencapai sekolah sejak dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Perempuan ini Rajin Sambang Warga, Ajak Jaga Kamtibmas

Namun, kondisi jembatan yang licin dan bergoyang membuat para siswa harus ekstra hati-hati setiap kali melintasinya.

“Saat melintas jembatan saya harus berpegang erat karena licin dan goyang. Kalau ada Jembatan Rawayan, kita tidak takut lagi jatuh ke sungai,” ungkap Hanafi, siswa kelas 8 SMP Adi Bangsa.

Kondisi ini turut menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Azwar Anas, yang langsung meninjau lokasi bersama Kepala Desa Petir.

Baca Juga :  Sunwich Catatkan Penampilan Internasional Keempat di Jepang

Ia mengaku prihatin melihat anak-anak masih harus melewati jembatan darurat demi bisa mengenyam pendidikan.

“Saya sendiri mencoba melintas dan rasanya sangat takut jatuh. Apalagi anak-anak yang tiap hari harus melaluinya,” ujar Azwar, yang merupakan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi pendidikan.

Azwar meminta Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan Jembatan Rawayan di Desa Petir.

Baca Juga :  New York “Lockdown” Jelang Final NBA di Madison Square Garden saat Donald Trump Hadiri Laga

Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak tidak hanya menjadi penunjang akses pendidikan, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi warga di dua kecamatan.

“Jembatan Rawayan sangat penting, dan ini sudah menjadi janji Bupati Bogor. Kami di Komisi IV akan terus mendorong agar pembangunan jembatan ini segera direalisasikan,” tukasnya.***