NARASITODAY.COM – Industri perfilman Korea Selatan kembali berduka. Kabar kepergian sutradara berbakat, Park Hee Gon, meninggalkan jejak kehilangan yang mendalam bagi para sineas dan pecinta film di Negeri Ginseng. Di usia yang relatif muda, 56 tahun, sang maestro mengakhiri perjalanannya pada Rabu, 30 April 2024, meninggalkan warisan karya yang akan terus dikenang.
Keluarga yang berduka memberikan keterangan mengenai penyebab kepergian sutradara di balik film Perfect Game (2011) tersebut. Ternyata, selama bertahun-tahun, Park Hee Gon telah berjuang melawan penyakit kronis yang menggerogoti kesehatannya.
Perjuangan panjang itu mencapai titik akhir setelah Park Hee Gon mengalami koma selama dua tahun. “Park Hee Gon meninggal setelah koma selama dua tahun. Dia mengalami cardiac arrest pada 2023 dan sejak itu kondisinya sudah koma,” ungkap pihak keluarga, menggambarkan betapa beratnya masa-masa terakhir sang sutradara.
Sempat ada secercah harapan ketika kondisi kesehatannya menunjukkan perkembangan positif di awal tahun ini. “Awal tahun ini kondisi kesehatannya sempat menunjukkan tanda-tanda membaik. Tapi dia nggak pernah sadarkan diri lagi setelah itu,” lanjut pihak keluarga dengan nada pilu.
Park Hee Gon mengawali kariernya di industri film Korea Selatan pada tahun 2009 melalui film Insadong Scandal, sebuah karya yang menampilkan akting memukau dari Uhm Jung Hwa dan Kim Rae Won.
Namun, namanya mulai dikenal luas setelah menyutradarai film olahraga yang begitu menyentuh hati, Perfect Game, pada tahun 2011. Film ini diangkat dari kisah nyata rivalitas abadi antara dua legenda bisbol Korea, Choi Dong Won dan Sun Dong Yeol.
Pada tahun 2018, Park Hee Gon kembali menunjukkan kelasnya melalui film periodik bergenre drama yang kaya akan detail sejarah, Fengshui, yang dibintangi oleh aktor karismatik Cho Seung Woo.
Sebelum takdir membawanya pada masa koma yang panjang, Park Hee Gon sempat menyelesaikan sebuah proyek film berjudul Target yang dirilis pada Agustus 2023. Film yang dibintangi oleh aktris berbakat Shin Hye Sun ini menjadi karya terakhirnya, sebuah penutup yang sayangnya tak bisa ia saksikan sendiri kesuksesannya.
Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Jumat (2/5/2024), Park Hee Gon kini disemayamkan di rumah duka RS Myongji di kawasan Goyang, Gyeonggi. Upacara pemakaman akan dilangsungkan di Seoul Memorial Park, sebuah tempat peristirahatan terakhir yang tenang di kawasan yang sama.
Kepergian Park Hee Gon meninggalkan duka mendalam bagi industri film Korea Selatan, namun karya-karyanya akan terus abadi, menjadi inspirasi bagi generasi sineas mendatang dan terus menghibur para penikmat film di seluruh dunia.***














