KRL 1459 Rute Bogor-Jakarta Terhenti Akibat Insiden Tabrakan dengan Mobil Boks di Perlintasan Bojong Gede

0
KRL 1459 Rute Bogor-Jakarta Terhenti Akibat Insiden Tabrakan dengan Mobil Boks di Perlintasan Bojong Gede

NARASITODAY.COM – Suasana malam yang biasanya lengang di sekitar rel kereta Bojong Gede mendadak berubah dramatis. Dentuman keras memecah kesunyian ketika sebuah mobil boks tertabrak KRL Commuter Line 1459 rute Bogor–Jakarta Kota, Selasa malam (6/5/2025), tepatnya di perlintasan JPL 26 dekat Stasiun Bojong Gede.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.05 WIB, mengakibatkan gangguan pada perjalanan kereta, terutama di lintasan antara Citayam dan Bojong Gede. Warganet pun ramai menyoroti kejadian ini setelah informasi resmi dirilis oleh KAI Commuter di media sosial X.

Baca Juga :  Vietnam Gencarkan Pemberantasan Barang Palsu, Tekanan AS Picu Pengetatan Penegakan Hukum

“Telah terjadi insiden kendaraan mobil box menemper Commuter Line 1459 Bogor–Jakarta Kota di JPL 26 Stasiun Bojong Gede,” tulis akun resmi KAI Commuter.

Proses evakuasi segera dilakukan di lokasi kejadian. KRL yang mengalami insiden sempat harus menukar rangkaian di Stasiun Depok sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanannya menuju Stasiun Jakarta Kota.

Baca Juga :  Mobil Calon Presiden Peru Rafael Belaunde Diberondong Tembakan, Isyarat Bahaya Pemilu

Sekitar pukul 22.35 WIB, atau setengah jam setelah insiden terjadi, KAI Commuter mengonfirmasi bahwa mobil boks telah berhasil dievakuasi dari jalur.

“Perjalanan Commuter Line antara Citayam–Bojong Gede dalam proses penguraian di lintas. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tambah pernyataan mereka.

Baca Juga :  Bocah WNI 6 Tahun Meninggal Ditabrak Mobil di Singapura, Ibu Luka Ringan

Meski tak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, insiden tersebut menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api yang masih bersinggungan langsung dengan jalan umum.

Bagi para pengguna KRL malam itu, perjalanan pulang berubah menjadi pengalaman penuh ketegangan, ketika seharusnya mereka hanya menanti tiba di rumah dengan tenang.***