Perampok Bersenjata di Paris Membuat Trauma Mendalam Kim Kardashian Ungkap Saat Diteror

0
Kim Kardashian

NARASITODAY.COM – Sembilan tahun setelah peristiwa menakutkan yang bikin dunia terkejut, Tapi untuk Kim Kardashian, luka dari malam itu belum sepenuhnya sembuh. Dan pada Selasa (13/5/2025), ia berdiri di ruang sidang, bukan hanya sebagai saksi saja, tetapi juga sebagai korban yang akhirnya menatap langsung wajah para pria yang dulu hampir mengakhiri hidupnya.

Sidang itu berlangsung selama dua jam, namun bagi Kim, rasanya jauh lebih panjang. Didampingi ibunya, Kris Jenner, bintang reality show dan pengusaha ternama itu akhirnya menceritakan kembali detail perampokan bersenjata yang terjadi di kamar hotelnya di Paris pada 2016 peristiwa yang membuat seluruh dunia bicara dan sekaligus mengubah hidupnya untuk selamanya.

Baca Juga :  Ilmuwan dan Ulama Bersinergi dalam Sidang Isbat Penetapan Idul Adha 2025

Kim Kardashian tampak tegar, tapi gak bisa menahan tangis saat mengenang malam yang mengubah hidupnya.

“Satu orang nempelin pistol ke punggung saya, ngikat tangan saya…. Saya pikir saya bakal mati,” kata Kim Kardashian dengan suara bergetar.

“Saya punya bayi, saya harus pulang, saya punya bayi,” ujarnya mengulangi pernyataannya saat itu.

Kim Kardashian juga menceritakan kalau saat itu dia hanya mengenakan balutan kimono, dan sempat merasa yakin akan diperkosa. tetapi yang terjadi malah sebaliknya.

“Dia malah nutupin kaki saya dan mengikatnya,” ujar mantan istri Kanye West itu.

Baca Juga :  Wabup Bogor Jaro Ade Dorong Kepedulian Sosial Berkelanjutan Lewat Santunan Anak Yatim

Pikiran buruk terus mengalir, sampai-sampai Kim Kardashian yakin kakaknya, Kourtney Kardashian, yang tidur di lantai bawah, bakal nemuin jasadnya tertembak di ranjang. Ya, segitu traumatisnya malam itu buat Kim Kardashian.

Penata gaya Kim Kardashian, Harouche, juga bersaksi. Dia ngaku mendengar suara berisik pas kejadian, tapi milih mengunci diri di kamar mandi sambil nelpon pengawal Kim dan Kourtney, Pascal Duvier, yang sayangnya tidak ada di lokasi.

Saat Pascal balik ke hotel, dia nemuin Kim Kardashian histeris, kakinya dilakban, dan panik minta keluar lewat jendela hotel.

“Malam itu benar-benar mengubah Kim selamanya,” kata Harouche.

“Saya pernah lihat dia patah hati, cerai, sampai drama hidup lainnya. Tapi belum pernah sehancur itu.”

Baca Juga :  Rudy Susmanto Temui Yayasan LEKAS Bahas Langkah Konkret Tangani HIV AIDS

Sebagai penutup sidang hari itu, hakim membacakan surat dari Aomar Aït Khedache, otak perampokan yang kini berusia 68 tahun. Dalam suratnya, dia meminta maaf dan bilang dia sangat menyesal.

Surat itu kemudian ditanggapi oleh Kim Kardashian.

“Saya memaafkan dia…, tapi itu gak akan pernah menghapus trauma yang sudah saya alami.”

Dari sepuluh terdakwa, delapan masih menyatakan tidak bersalah, sementara dua lainnya mengakui sebagian tuduhan. Persidangan dijadwalkan akan berlangsung hingga 22 Mei, dengan putusan akhir akan diumumkan pada 23 Mei 2025.***