NARASITODAY.COM – Musim LaLiga 2024/2025 memasuki babak akhir, dan ceritanya penuh dengan momen yang akan dikenang. Ada pesta juara yang berlangsung di Catalunya, dan ada air mata bahagia dari Basque.
Barcelona resmi mengunci gelar juara, sementara Athletic Club Bilbao mengukir sejarah baru dengan kembali menjejakkan kaki di Liga Champions setelah penantian satu dekade.
Pagi itu, Jumat (16/5/2025) waktu Indonesia, saat jornada ke-36 berakhir, langit Espanyol seolah ikut menyaksikan sejarah. Barcelona menaklukkan rival sekota, Espanyol, dengan skor 2-0, dan memastikan mahkota juara LaLiga berada di tangan mereka, mengoleksi total 85 poin terpaut 7 angka dari Real Madrid yang tak lagi mungkin mengejar dalam dua laga sisa.
Barca Kembali ke Takhta
Gelar ini tak hanya menandai dominasi Blaugrana musim ini, tapi juga menjadi penegas bahwa mereka telah menemukan kembali jati dirinya. Dengan torehan 27 kemenangan, 4 seri, dan hanya 5 kekalahan, serta 97 gol, Barcelona tampil sebagai tim paling agresif dan stabil.
Sementara Real Madrid, yang setia menempel hingga paruh musim, harus puas di peringkat kedua dengan 78 poin. Kegagalan Atletico Madrid menaklukkan Osasuna, usai kalah 0-2, memastikan mereka tetap di posisi ketiga dengan 70 poin.
Athletic Club dan Kemenangan Emosional
Namun salah satu cerita paling menyentuh datang dari Athletic Club Bilbao. Dalam senyap, mereka bertarung gigih sepanjang musim dan akhirnya membungkus kemenangan 2-0 atas Getafe hasil yang bukan hanya penting di klasemen, tapi menghadirkan kembali nama mereka di Liga Champions setelah terakhir kali tampil pada musim 2014/2015.
“Ini bukan hanya kemenangan biasa, ini adalah hasil dari kesetiaan kami pada filosofi dan semangat Basque. Kami ingin kembali ke panggung besar Eropa dan malam ini, kami berhasil,” ungkap salah satu staf pelatih kepada media lokal, menggambarkan suasana ruang ganti yang penuh euforia.
Kini dengan 67 poin, Athletic tidak akan terlempar dari zona lima besar, dan menjadi salah satu dari lima tim LaLiga yang mengamankan tiket ke Liga Champions musim depansebuah jatah tambahan yang diberikan UEFA untuk musim kompetisi baru.
Perebutan Tiket Terakhir Masih Sengit
Dengan empat nama sudah pasti (Barcelona, Real Madrid, Atletico, dan Athletic Club), tinggal satu tiket Liga Champions tersisa. Perebutan kini mengerucut pada Villarreal (64 poin) dan Real Betis (59 poin). Dua laga tersisa akan menjadi panggung penentuan siapa yang layak bergabung dalam pesta elite Eropa.
Di sisi lain, papan tengah hingga bawah juga menyimpan kisah perjuangan dan frustrasi. Leganes, Las Palmas, dan Real Valladolid menghuni tiga posisi terbawah, dengan Valladolid sudah pasti terdegradasi setelah hanya meraih 16 poin dari 36 pertandingan.
Klasemen Sementara LaLiga 2024/25 (Jornada 36):
| Pos | Klub | M | M | S | K | GM | GK | +/- | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Barcelona | 36 | 27 | 4 | 5 | 97 | 36 | +61 | 85 |
| 2 | Real Madrid | 36 | 24 | 6 | 6 | 74 | 38 | +36 | 78 |
| 3 | Atletico Madrid | 36 | 20 | 10 | 6 | 60 | 29 | +31 | 70 |
| 4 | Athletic Bilbao | 36 | 18 | 13 | 5 | 53 | 26 | +27 | 67 |
| 5 | Villarreal | 36 | 18 | 10 | 8 | 64 | 47 | +17 | 64 |
| 6 | Real Betis | 36 | 16 | 11 | 9 | 55 | 45 | +10 | 59 |
| … | … | … | … | … | … | … | … | … | … |
| 20 | Real Valladolid | 36 | 4 | 4 | 28 | 26 | 86 | -60 | 16 |
LaLiga musim ini bukan hanya soal gelar juara atau tiket Eropa. Ia adalah cerita tentang jatuh dan bangun, tentang klub yang kembali ke rumahnya, dan tentang harapan yang lahir kembali dari kerja keras musim panjang. Kini, sorotan akan tertuju pada jornada ke-37 dan ke-38 di mana setiap poin masih bisa mengubah takdir.***














