Peduli Lindungi Resmi Ditutup, Konten Judi Online Jadi Penyebab Utama

0
Ilustrasi PeduliLindungi

NARASITODAY.COM – Dulu, PeduliLindungi.id menjadi pintu gerbang digital untuk mengakses data vaksin, sertifikat, dan pelacakan Covid-19. Website ini menjadi bagian penting dari hidup jutaan orang di masa pandemi. Namun siapa sangka, pada tahun 2025, situs tersebut justru menjadi ladang baru bagi pelaku judi online.

Kabar mengejutkan ini datang dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang mengonfirmasi bahwa mereka telah memutus akses (take down) terhadap situs PeduliLindungi.id. Alasannya? Situs ini telah mengalami penyusupan (defacement) dan menampilkan konten yang mengarah ke platform perjudian online.

“Tindakan ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat mengenai munculnya konten perjudian online dalam website tersebut,” jelas Alexander Sabar, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, dalam keterangannya yang dikutip Kamis (22/5/2025).

Baca Juga :  Konflik Reda, Conte dan Presiden Napoli Sepakati Kerja Sama Lanjutan

Situs yang dulunya erat dengan upaya penyelamatan nyawa kini berubah wujud menjadi pintu masuk ke dunia judi online. Alexander menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan beserta tautan URL dan tangkapan layar, yang setelah diverifikasi menunjukkan adanya konten ilegal di laman tersebut.

“Ini jelas melanggar ketentuan keamanan informasi di ruang digital nasional,” ujarnya tegas.

PeduliLindungi sendiri sudah lama tidak digunakan. Sejak transisi ke platform SatuSehat di bawah Kementerian Kesehatan, domain PeduliLindungi.id secara resmi tidak lagi aktif atau dikelola. Platform baru, SatuSehat, kini dapat diakses melalui situs satusehat.kemkes.go.id dan juga dalam bentuk aplikasi SatuSehat Mobile di App Store dan Play Store.

Baca Juga :  iPhone 17 Segera Dijual di Indonesia, Proses Sertifikasi Hampir Rampung

“Setelah integrasi, situs PeduliLindungi.id sendiri sudah tidak lagi digunakan dan tidak berada dalam kendali operasional Kemenkes,” terang Alexander.

Kementerian Komdigi tidak tinggal diam. Mereka menyatakan bahwa pemutusan akses adalah bentuk nyata dari komitmen melindungi masyarakat dari paparan konten berbahaya serta potensi penyalahgunaan data pribadi. Situs PeduliLindungi.id dinyatakan telah melanggar prinsip keamanan informasi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam memberantas judi online yang terus mencari celah di ruang digital nasional.

Baca Juga :  Geger Grup Facebook 'Fantasi Sedarah', Polda Metro Jaya Turun Tangan Selidiki Konten Menjijikkan

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga ruang digital nasional yang aman, sehat, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas Alexander.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan situs-situs yang dulunya terpercaya pun bisa menjadi korban serangan siber jika tidak lagi aktif dikelola. Komdigi mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas digital yang mencurigakan melalui kanal resmi aduankonten.id.

Dari pelacak vaksin ke sarang judi, nasib PeduliLindungi.id mencerminkan betapa pentingnya menjaga keamanan digital pasca-aktif. Di tengah transformasi layanan publik ke era digital, pengawasan terhadap situs-situs yang tidak lagi digunakan menjadi krusial. Karena sekali lengah, ruang maya bisa berubah menjadi ruang bahaya.***