Smartphone Cepat Habis Baterai? Cek 5 Cara Efektif Mengetahui Aplikasi Paling Boros Daya di Android dan iPhone

0
Ilustrasi Boros Daya di Android dan iPhone

NARASITODAY.COM – Smartphone telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari komunikasi, pekerjaan, hiburan, hingga navigasi. Namun, di tengah beragam manfaatnya, salah satu keluhan paling umum yang dialami pengguna adalah baterai yang cepat habis. Tanpa disadari, penyebab utama kondisi ini sering kali berasal dari aplikasi yang berjalan secara terus-menerus di latar belakang dan mengonsumsi daya dalam jumlah besar.

Baik pengguna Android maupun iPhone memiliki akses ke fitur-fitur bawaan yang dapat membantu menganalisis konsumsi baterai secara mendalam. Selain itu, beberapa aplikasi pihak ketiga juga tersedia untuk memberikan informasi yang lebih detail mengenai perilaku aplikasi di perangkat. Mengetahui aplikasi mana yang paling boros bisa menjadi langkah awal untuk memperpanjang umur baterai dan meningkatkan performa perangkat.

Berikut ini adalah lima metode paling efektif dan mudah untuk memeriksa aplikasi boros baterai di smartphone Anda, lengkap dengan tips untuk mengurangi penggunaannya agar perangkat tetap hemat energi sepanjang hari:

1. Cek Penggunaan Baterai Lewat Menu Pengaturan di Android

Bagi pengguna Android, salah satu cara paling langsung untuk mengetahui aplikasi yang menguras baterai adalah melalui menu Settings (Pengaturan):

  • Masuk ke Settings > Battery atau Battery & Device Care (tergantung jenis ponsel).

  • Pilih opsi Battery Usage atau Penggunaan Baterai.

  • Di halaman ini, Anda akan melihat daftar aplikasi yang telah digunakan dalam 24 jam terakhir beserta persentase penggunaan baterai oleh masing-masing aplikasi.

Baca Juga :  Terlalu Cemas? Simak 6 Tanda yang Menunjukkan Kamu Perlu Mengelola Stres

Informasi ini sangat berguna untuk mengenali aplikasi mana yang aktif paling lama atau menghabiskan daya meskipun jarang digunakan. Misalnya, jika aplikasi media sosial seperti Instagram atau TikTok berada di urutan teratas meskipun jarang dibuka, itu bisa jadi karena mereka aktif terus di latar belakang.

2. Gunakan Fitur Battery Usage di iPhone

Pengguna iPhone juga tidak kalah mudah dalam mengakses data konsumsi baterai. Apple menyediakan fitur pemantauan baterai yang cukup akurat dan rinci:

  • Masuk ke Settings > Battery.

  • Di bagian bawah, akan muncul daftar aplikasi dengan rincian penggunaan baterai selama 24 jam hingga 10 hari terakhir.

  • Anda juga dapat mengetuk bagian grafik untuk melihat kapan aplikasi tersebut digunakan, baik secara aktif (screen on) maupun saat berjalan di latar belakang (background activity).

Jika ada aplikasi yang menampilkan aktivitas tinggi di latar belakang padahal jarang digunakan, Anda bisa mempertimbangkan untuk membatasi izinnya atau menonaktifkan Background App Refresh.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Jalan Terminal Leuwiliang Bikin Deg-degan, Lubang dan Genangan Siap Sambut Pemudik

3. Gunakan Aplikasi Pihak Ketiga untuk Analisis Lebih Mendalam di Android

Untuk Anda yang ingin mendapatkan laporan lebih rinci, terdapat beberapa aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk monitoring baterai. Dua aplikasi yang populer dan banyak direkomendasikan adalah:

  • GSam Battery Monitor: Menyediakan laporan komprehensif mengenai konsumsi daya oleh aplikasi, waktu penggunaan CPU, dan statistik mendetail lainnya.

  • Greenify: Membantu mendeteksi aplikasi yang aktif di latar belakang dan memberikan opsi untuk menidurkan (hibernate) aplikasi tersebut agar tidak terus menguras baterai.

Kedua aplikasi ini sangat membantu bagi pengguna Android yang menginginkan kendali lebih dalam atas efisiensi daya perangkatnya.

4. Nonaktifkan Aktivitas Latar Belakang untuk Aplikasi yang Tidak Penting

Salah satu penyebab utama baterai cepat habis adalah aplikasi yang terus aktif meskipun tidak sedang digunakan. Untuk mengatasinya, Anda bisa menonaktifkan fitur aktivitas latar belakang:

  • Di Android, masuk ke Settings > Apps > pilih aplikasi > Battery > ubah ke Restricted atau batasi aktivitas di latar belakang.

  • Di iPhone, masuk ke Settings > General > Background App Refresh, dan pilih untuk menonaktifkan semua atau hanya aplikasi tertentu.

Langkah ini sangat efektif untuk aplikasi yang tidak terlalu penting, seperti game atau e-commerce, yang sering melakukan update data tanpa sepengetahuan pengguna.

Baca Juga :  OPPO A6t Hadir dengan Baterai 6500 mAh dan Layar 120Hz, Smartphone Spek Mumpuni Harga Merakyat

5. Aktifkan Mode Hemat Daya

Fitur hemat daya atau power-saving mode adalah alat praktis yang disediakan oleh sistem operasi untuk membantu memperpanjang masa pakai baterai secara otomatis:

  • Di Android, Anda bisa mengaktifkan Battery Saver dari menu cepat di bar notifikasi atau lewat Settings > Battery.

  • Di iPhone, fitur ini dikenal dengan nama Low Power Mode, yang dapat diaktifkan di Settings > Battery atau langsung dari Control Center.

Saat mode ini aktif, perangkat akan secara otomatis menurunkan kinerja CPU, menonaktifkan sinkronisasi otomatis, dan membatasi aktivitas latar belakang agar konsumsi baterai lebih efisien.

Memahami aplikasi mana yang paling boros baterai dan bagaimana mengelolanya merupakan langkah penting untuk memastikan smartphone Anda tetap optimal digunakan sepanjang hari.

Dengan melakukan pemantauan berkala, membatasi aplikasi tidak penting, serta memanfaatkan fitur hemat daya, Anda tidak hanya memperpanjang umur baterai tetapi juga memperpanjang masa pakai perangkat secara keseluruhan.

Ingat, baterai adalah nyawa perangkat digital Anda. Rawat dengan bijak, dan perangkat pun akan bekerja lebih lama dan lebih andal dalam menunjang keseharian Anda.***