Bupati Bogor Akan Terapkan Jam Sekolah Hanya Sampai Jumat

0
Bupati Bogor Akan Terapkan Jam Sekolah Hanya Sampai Jumat

NARASITODAY.COM – Bertepatan dengan momentum Hari Jadi Bogor ke 543, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengumumkan rencana kebijakan baru di sektor pendidikan yang mulai diberlakukan dalam waktu dekat. Yakni kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dilaksanakan hanya dari Senin hingga Jumat, dengan Sabtu dan Minggu ditetapkan sebagai hari libur penuh bagi siswa.

“Kami sudah menyampaikan himbauan resmi kepada seluruh jajaran pemerintahan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. InsyaAllah akan segera diterbitkan surat edaran resminya. Tujuannya adalah memberi ruang istirahat yang cukup bagi peserta didik dan tenaga pendidik,” ujar Bupati Bogor.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Bogor, Sajikan Makanan Bergizi dan Harapan Baru bagi Warga

Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus keseimbangan hidup siswa. Dengan waktu istirahat yang lebih jelas, siswa diharapkan lebih fokus dan sehat secara fisik maupun mental saat mengikuti pembelajaran di hari sekolah.

Baca Juga :  Dugaan Mutia Ayu Kembali Memeluk Islam: Warganet Beri Reaksi Pro dan Kontra

Selain reformasi hari belajar, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mulai menerapkan jam malam khusus untuk pelajar berseragam. Siswa berseragam yang masih berada di ruang publik tidak boleh melebihi dari pukul 21.00 WIB.

“Kami prioritaskan langkah ini demi menjaga keamanan dan ketertiban generasi muda, khususnya yang masih duduk di bangku sekolah. Ini bentuk perhatian, bukan pembatasan,” tegas Rudy.

Baca Juga :  Anggota DPR Usulkan Integrasi Tes Sekolah dan Perguruan Tinggi, Pangkas Jalur Masuk PTN

Bupati Bogor menekankan bahwa semua kebijakan yang diambil akan terus dikaji dan dievaluasi bersama para pemangku kepentingan, baik dari pihak sekolah, orang tua, hingga tokoh masyarakat sehingga kebijakan yang nantinya diterapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini bukan kebijakan sepihak. Kita ingin membangun pola hidup yang lebih tertib, produktif bagi anak-anak kita.” ujarnya.( */Alysa Damaris)