KKP Siapkan Regulasi dan Pra-Desain untuk Pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih di 2025

0
KKP Siapkan Regulasi dan Pra-Desain untuk Pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih di 2025

NARASITODAY.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat telah menerima sebanyak 910 proposal dari berbagai daerah pesisir dan kampung budidaya perikanan di seluruh Indonesia terkait program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dari jumlah tersebut, KKP menargetkan pembangunan 100 lokasi KNMP di wilayah-wilayah yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan atau pembudidaya.

“Per kemarin pendaftaran program Kampung Nelayan Merah Putih sudah resmi kami tutup. Semangat dan antusiasme yang luar biasa dari pemerintah daerah dan masyarakat, jadi bukti bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih adalah harapan bersama,” ujar Doni Ismanto, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik dalam keterangan tertulis, Kamis (5/6).

Baca Juga :  Tidur Lebih Berkualitas Tanpa HP! Ini 5 Bahaya yang Bisa Anda Hindari dengan Tidak Menaruh HP di Dekat Tempat Tidur

Doni menegaskan bahwa proses seleksi 100 lokasi akan dilakukan secara ketat dan transparan. Setiap titik pembangunan diperkirakan akan menerima alokasi dana sekitar Rp 22 miliar dari pemerintah.

“Dengan program tersebut wilayah pesisir tradisional maupun kampung perikanan budidaya akan ditransformasi menjadi kawasan perikanan terintegrasi,” jelasnya.

Untuk wilayah pesisir, fasilitas yang akan disiapkan antara lain dermaga, pabrik es, cold storage, sentra kuliner, kios perbekalan melaut, serta balai pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat.

Sementara di kampung budidaya, akan dibangun infrastruktur pendukung budidaya yang modern dan berkelanjutan, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL) agar kegiatan produksi tetap ramah lingkungan.

Baca Juga :  Jembatan Cikeusal Belum Pulih, Wakil Bupati Bogor Soroti Bahaya bagi Pengendara

“Selama masa seleksi kami mengajak pemda maupun masyarakat wilayah yang diajukan sebagai lokasi KNMP untuk menyuarakan potensinya masing-masing, dengan me-mention medsos IG @Kkpgoid dan TikTok Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena dari kampung yang kuat, lahir masa depan yang hebat,” tambah Doni.

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budidaya, Trian Yunanda, menambahkan bahwa KKP tengah mempersiapkan regulasi yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan program KNMP.

Ia menekankan pentingnya percepatan dan ketepatan implementasi program ini demi mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya, sebagaimana telah diterapkan di Desa Samber Binyeri, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

“Saat ini tim lebih lanjut sedang melakukan seleksi terhadap 100 lokasi unggulan yang dapat dibangun di 2025. Kemudian menyiapkan gambar pra-desain perencanaan & persiapan survei 100 lokasi yang diharapkan dapat tuntas di akhir bulan Juni ini. Seluruh proposal yang masuk akan menjadi basis data awal terhadap rencana pembangunan 1.100 KNMP sampai tahun 2027,” jelas Trian.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bogor Doakan Jamaah Haji Kabupaten Bogor Lancar dan Selamat Sampai Tanah Suci

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan bahwa program KNMP mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif Kampung Nelayan Modern (KALAMO) yang telah dijalankan di beberapa wilayah, termasuk di pesisir Biak Numfor, dengan rencana pengelolaan yang melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.***