
NARASITODAY.COM – Dua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor dipanggil untuk klarifikasi terkait dugaan perselingkuhan. Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul arahan langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, membenarkan bahwa pemanggilan terhadap kedua ASN itu dilakukan sebagai bagian dari proses klarifikasi internal.
“Sedang (berlangsung), kita undang untuk klarifikasi dan menunggu hasil permintaan keterangannya,” ujar Rusliandy saat ditemui di Kantor Disdik, Selasa (10/6/2025).
Proses klarifikasi dilakukan secara terpisah, dimulai dari pihak pria yang diduga terlibat dalam hubungan tidak etis di lingkungan kerja. “Dua-duanya pasti diundang dan di waktu yang berbeda. Untuk sekarang yang laki-laki, setelah ini baru untuk perempuannya,” jelasnya.
Rusliandy menegaskan bahwa pemanggilan ini dilakukan atas permintaan pimpinan daerah guna memastikan kebenaran dugaan tersebut.
“Kami diminta untuk mengklarifikasi, memanggil yang bersangkutan, apakah dugaan itu betul atau tidak, dan lain sebagainya. Tunggu sambil permintaan keterangan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, sanksi akan diberikan jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran.
“Ada sanksi kalau betul, nanti itu setelah pemanggilan, pemeriksaan baru kepada sanksi,” tegasnya.
Saat ini, selain pemanggilan terhadap kedua ASN, pihak keluarga juga dijadwalkan untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari pendalaman kasus.***













