NARASITODAY.COM – Upaya dua warga untuk membubarkan gerombolan pelaku tawuran berakhir tragis.
Keduanya menjadi korban terkena sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang terjadi di Jl. Kranggan, Desa Puspasari, Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin dini hari sekitar pukul 02.50 WIB.
Kapolsek Citeureup, Kompol Victor G. Hamonangan, menyatakan bahwa insiden tersebut terekam oleh CCTV.
“Dua orang menjadi korban dalam peristiwa ini saat mencoba membubarkan para pelaku yang sedang berkumpul di sekitar jalan depan perumahan Pos Giro Kranggan Puspasari,” ujarnya.
Rekaman CCTV menunjukkan sekelompok pelaku yang mengatasnamakan “Klapanunggal Eror” melakukan aksi tawuran.
Sekitar 40 motor berkonvoi dari arah Gunung Putri sambil membawa senjata tajam seperti clurit, golok, dan parang, serta menyalakan petasan di sepanjang jalan.
“Warga yang menjadi korban mengalami luka robek di punggung, luka tusuk di pinggang, dan lecet di kaki. Kedua korban langsung dilarikan ke RS Annisa untuk mendapatkan perawatan medis,” lanjut Kompol Victor.
Polsek Citeureup telah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku.
Selain itu, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli rutin di sekitar jalur Kranggan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada,” pungkasnya.***














