NARASITODAY.COM – Inovasi dalam dunia kuliner kian berkembang, termasuk dalam kategori makanan penutup. Salah satu sajian yang kini tengah populer karena keunikan rasa dan tampilannya adalah Es Teler Bingsu, sebuah kreasi segar yang menggabungkan kekayaan rasa khas Indonesia dengan sentuhan modern dari Korea Selatan.
Sajian ini menghadirkan nuansa baru bagi pencinta dessert, sekaligus memberikan pengalaman berbeda dari es teler tradisional yang biasa ditemukan di pinggir jalan atau restoran lokal.
Es Teler Bingsu memadukan bahan-bahan tropis khas Indonesia seperti alpukat, kelapa muda, dan nangka, dengan konsep penyajian ala bingsu, yaitu dessert Korea yang identik dengan es serut lembut dan topping beraneka ragam.
Tak hanya menyegarkan, tampilannya pun begitu menarik secara visual dan cocok disajikan di berbagai suasana, baik sebagai hidangan penutup keluarga maupun sajian spesial untuk tamu.
Untuk kamu yang ingin mencoba membuatnya di rumah, berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan:
Bahan-bahan:
- 200 gram es serut halus (bisa juga diganti dengan es krim vanilla untuk rasa yang lebih creamy)
- 100 ml santan kental
- 1 buah alpukat matang, potong dadu kecil
- 1 buah nangka, iris tipis atau potong kecil
- 1 buah kelapa muda, keruk dagingnya
- 2 sendok makan sirup cocopandan atau bisa juga sirup gula merah untuk sentuhan rasa lokal
- 1 sendok makan susu kental manis
- Tambahan topping sesuai selera seperti buah-buahan tropis lainnya
Langkah-langkah Membuat:
- Siapkan es serut sebagai dasar dalam mangkuk saji berukuran sedang atau besar.
- Tata potongan buah seperti alpukat, kelapa muda, dan nangka di atas es serut, susun dengan estetika yang menarik agar menggugah selera.
- Siram santan kental di atas buah dan es untuk menambah cita rasa gurih dan legit yang menjadi ciri khas es teler.
- Tambahkan sirup cocopandan atau sirup gula merah secukupnya untuk menambah sensasi manis alami dan aroma khas.
- Tuangkan susu kental manis sebagai lapisan akhir agar dessert semakin creamy dan memanjakan lidah.
- Sajikan segera sebelum es mencair, agar kesegaran dan tekstur tetap terjaga.
Hidangan ini bukan hanya menyegarkan, tetapi juga menjadi simbol harmonisasi dua budaya yang berpadu dalam semangkuk dessert yang kaya rasa. Cocok disantap saat cuaca panas atau ketika ingin menikmati sesuatu yang manis dan menyenangkan.***














