NARASITODAY.COM- Curah hujan yang tinggi menyebabkan tebing setinggi lima meter longsor. Matrial longsor yang jatuh ke bawah menghantam dinding rumah warga di Desa Cihideung Udik (Cihud), Kecamatan Ciampea.
Tidak ada korban jiwa atas musibah bencana alam longsor tersebut. Dapur dan kamar rumah warga jebol terkena matrial longsor.
Kepala Desa Cihideung Udik, H. Denny mengungkapkan pihak desa mendapat laporan dari warga dan Rt akan adanya tebingan yang longsor dan menimpa rumah milik Muhammad Adi Gunawan warga RT 02 RW 10, Desa Cihideung Udik.
Adanya rumah warga yang jebol terkena matrial longsor, Kepala Desa bersama perangkat RT, RW, tim rescue Cihud langsung ke lokasi kejadian.
”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, bagian dapur rumah warga rusak karena tertimpa longsoran
tebingan setinggi 5 meter,” ujarnya.
Denny mengungkapkan sebelum longsor menimpa dinding rumah, terlebih dahulu terjadi longsor di depan rumahnya.
”Saat kejadian longsor yang menyebabkan kamar tidur dan dapur rumah jebol penghuni rumah sedang ada di ruang tamu,” ujarnya.
Musibah longsor tidak hanya terjadi di wilayah RW 10, sambung Denny. Akses Jalan menuju bendungan juga mengalami longsor. Beberapa perangkat RT dan RW juga melaporkan ada longsor di wilayah RW 03, 07, 11, 12 dan RW 13.
Adanya musibah tebingan longsor yang menyebabkan rumah warga rusak langsung dilaporkan ke Kecamatan dan BPBD Kabupaten Bogor. Camat Ciampea juga sudah melakukan peninjauan ke lokasi rumah warga yang ding dingnya jebol.
”Saya menghimbau warga yang rumahnya berada di tebing dan rawan longsor untuk tetap waspada ketika terjadi hujan deras,” tukasnya.














